Berita Cilacap

Bengkel dan 2 Motor Ludes Terbakar di Kesugihan Cilacap, Percikan Api Muncul saat Proses Tambal Ban

Dua sepeda motor dan sebuah mesin kompresor hangus terbakar bersama bengkel tambal ban di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Selasa.

ISTIMEWA/UPT Damkar Cilacap
Personel Damkar Cilacap menyemprotkan air dalam proses pendinginan kebakaran di sebuah bengkel tambal ban di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Dua sepeda motor dan sebuah mesin kompresor hangus terbakar bersama bengkel tambal ban di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Selasa (17/5/2022).

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi mengatakan, kebakaran sekitar pukul 13.30 WIB itu dipicu percikan api yang berasal dari alat pres tambal ban.

Seketika, api merambat dengan cepat lantaran di bengkel terdapat bahan bakar minyak (BBM) berupa Pertamax.

"Kebakaran berasal dari percikan api yang bersumber dari alat pres tambal ban. Tidak lama, api kemudian langsung merambat karena adanya bahan bakar Pertamax di bengkel," kata Supriyadi dalam rilis yang diterima, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Es Campur Legendaris Pak San Cilacap Langganan Warga Umum hingga Artis dan Pejabat, Ini Rahasianya

Baca juga: Terkendala Pembatasan Umur, 204 Calon Jemaah Haji Cilacap Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Baca juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Pemancing Yang Tenggelam Di Breakwater Jetis Cilacap

Menurut Supriyadi, bengkel tambal ban tersebut merupakan milik Ranto (40), warga Jalan Sirsak RT 03 RW 03 Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan.

Informasi yang didapat, sebelum kejadian, Ranto menambal ban sepeda motor milik seorang pelajar.

Namun, di tengah proses penambalan ban itu, Ranto masuk ke dalam rumah di belakang bengkel.

Saat itulah, pelajar pemilik motor ini melihat percikan api dari mesin pres tambal ban.

"Ketika ada percikan api dari alat pres, pelajar tersebut sempat memanggil pemilik bengkel yang ada di dalam rumah namun api semakin membesar," kata Supriyadi.

Mengetahui hal itu, Ranto dan warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan yang ada di sekitar mereka.

Karena api semakin membesar, seorang warga akhirnya menghubungi Pos Damkar Cilacap.

"Setelah mendapat informasi dari warga, personel Damkar Cilacap menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, pendinginan, dan pendataan," kata Supriyadi.

Baca juga: Masih Ada Hepatitis Akut, Dindik Banyumas Belum Anjurkan Murid Lepas Masker

Baca juga: Hore! Tes PCR dan Antigen Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan di Dalam dan Luar Negeri

Baca juga: Mulai Hari Ini, Beraktivitas di Luar Ruangan Boleh Tak Pakai Masker. Namun, Hanya untuk yang Sehat

Baca juga: Unggul dari Malaysia, Indonesia Bertahan di Posisi Lima Perolehan Sementara Medali SEA Games 2021

"Tidak ada korban jiwa namun kondisi bengkel, dua buah sepeda motor dan satu buah mesin kompressor ludes terbakar," ujarnya.

Selain itu, pemilik bengkel juga mengalami luka bakar ringan di punggung saat mencoba memadamkan api.

Kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 30 juta. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved