Berita Banyumas

Masih Ada Hepatitis Akut, Dindik Banyumas Belum Anjurkan Murid Lepas Masker

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), terkait kebijakan boleh copot masker di luar ruangan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati saat ditemui wartawan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), terkait kebijakan boleh copot masker di luar ruangan.

Koordinasi ini diperlukan untuk mengeluarkan panduan bagi pelajar.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyatakan, masyarakat Indonesia boleh tak memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Dengan catatan, jumlah orang di luar ruangan tak banyak.

Namun, kebijakan ini tak berlaku bagi warga yang sedang batuk, pilek, memiliki komorbid, dan lansia.

"Kami belum bisa tindaklanjuti, wong baru tadi malam. Nanti kami bahas dulu dengan Dinas Kesehatan," ujar Kepala Dindik Banyumas Irawati, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Sopir Hindari Kucing, Mobil Pengantar Paket Terjun ke Sungai di Karanglewas Banyumas

Baca juga: 200 Anak Berkebutuhan Khusus Banyumas Ikuti Pesonas, Bupati Husein Berharap Peserta Bergembira

Baca juga: Nongkrong saat Jam Sekolah, Gerombolan Pelajar di Alun-alun Purwokerto Dibubarkan Satpol PP Banyumas

Baca juga: Ujian SBMPTN 2022 Digelar Mulai Hari Ini, 16.651 Peserta Ikut Seleksi di Unsoed Purwokerto Banyumas

Ia menambahkan, saat ini, Dinkes Kabupaten Banyumas mewajibkan pelajar memakai masker saat beraktivitas untuk mencegah serangan virus hepatitis akut.

"Ada surat dari Dinas Kesehatan (untuk) mewaspadai penyebaran virus hepatitis, itu harus kami bahas dulu."

"Jadi, kami musyawarahkan dulu, melibatkan Dinas Kesehatan, sejauh mana bahaya virus hepatitis," imbuhnya.

Irawati mengatakan, perlu koordinasi lebih jauh apakah penggunaan masker efektif menjaga kesehatan para pelajar, termasuk dari virus hepatitis dan sebagainya.

"Kami kan tidak tahu, itu harus koordinasi dengan Dinas Kesehatan," tegasnya.

Terkait vaksinasi Covid-19 untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banyumas, Irawati memastikan, sudah selesai 100 persen.

Bahkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun telah mencapai 101,22 persen atau telah menyasar 160.373 anak. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Hore! Tes PCR dan Antigen Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan di Dalam dan Luar Negeri

Baca juga: Mulai Hari Ini, Beraktivitas di Luar Ruangan Boleh Tak Pakai Masker. Namun, Hanya untuk yang Sehat

Baca juga: Unggul dari Malaysia, Indonesia Bertahan di Posisi Lima Perolehan Sementara Medali SEA Games 2021

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 18 Mei 2022: Rp 1.013.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved