Berita Kendal

Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Klepu Kendal Ditembak Mati Polisi, Sempat Rebut Senjata Api Petugas

Pelaku penusukan ibu dan anak di Ringinarum, Kabupaten Kendal, Ipung Heri Laksono (24), berhasil ditangkap anggota Polres Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
INSTAGRAM POLRES KENDAL
Polres Kendal mengunggah foto Ipung Heri Laksono melalui akun Instagram @Polres_Kendal. Ipung merupakan pemuda yang menusuk ibu dan anak di Dusun Klepu, Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kendal, pertengahan Maret lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pelaku penusukan ibu dan anak di Ringinarum, Kabupaten Kendal, Ipung Heri Laksono (24), berhasil ditangkap anggota Polres Kendal.

Namun, Ipung yang melakukan perlawanan saat penangkapan tersebut akhirnya meregang nyawa setelah mendapat hadiah timah panas dari polisi.

Informasi yang diperoleh, Ipung yang melarikan diri sejak 20 Maret lalu itu ditangkap di wilayah Wonosalam, Kabupaten Demak, Senin (18/4/2022).

Usai diamankan, tersangka digelandang ke Desa Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, Kendal, untuk mengonfirmasi barang bukti berupa senjata tajam.

Baca juga: Polres Kendal Sebar Foto Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Klepu, Minta Warga Bantu Tangkap Pelaku

Baca juga: Ibu dan Anak di Kendal Ditemukan Penuh Luka Tusuk, Pelaku Diduga Masih Saudara

Baca juga: Antisipasi Kejahatan Jalanan, Razia Dimasifkan di Kendal, Petugas Temukan 2 Pedang

Baca juga: Rumah Warga Pucangrejo Kendal Terbakar, Diduga Disengaja Pemilik Rumah

Namun, saat itu, Ipung justru melakukan perlawanan terhadap petugas hingga berujung maut.

Kabar tersebut dibenarkan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Atiefianto, Selasa (19/4/2022).

"Kami berhasil menangkap (terduga) pelaku pembunuhan sadis kepada ibu-ibu dan penganiayaan kepada anak di bawah umur yang mengakibatkan anak tersebut syok berat," tutur Yuniar.

Setelah ditangkap, Ipung kemudian diminta menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan melakukan penusukan yang berujung kematian, di Kebongembong, Pageruyung.

"Saat pencarian barang bukti, pelaku memberontak dan melawan petugas dengan merebut senjata api petugas."

"(Palaku) sempat menembakkan satu kali tembakan sehingga membahayakan nyawa petugas. Kami lakukan tindakan tegas dan terukur sehingga yang bersangkutan meninggal dunia," jelas Yuniar.

Saat ditangkap di Wonosalam, Demak, Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor dan handphone berbagai merek.

Baca juga: Komplotan Pencuri Minimarket dan Toko Kelontong di Brebes Dibekuk, Gasak Rokok hingga Tabung Elpiji

Baca juga: Isyarat Kuat Guntur Triaji Gabung PSIS Semarang, Panser dan Snex Sudah Siap Ucapkan Makjegagik?

Baca juga: Pemberian Uang untuk Sang Anak Ditolak, Eks-Kades di Pati Tega Bacok Mantan Istri

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Selasa 19 April 2022: Rp 1.050.000 Per Gram

Menurut Yuniar, jenazah Ipung telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan hari ini, sekitar pukul 08.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, pada 20 Maret 2022, Ipung menusuk Siti Romyanah (58) dan Nala Isne Setia Aramanta (16), di rumah mereka di Ringinarum, Kendal.

Akibat penusukan itu, Siti tewas sementara Isne mengalami luka serius dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Siti dan Isne masih memiliki hubungan saudara dengan Ipung.

Pascakejadian, Ipung melarikan diri. Polisi sempat menyebarkan foto Ipung lewat media sosial dan meminta bantuan warganet melaporkan jika mengetahui keberadaan Ipung. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved