Selasa, 28 April 2026

Berita Kendal

Rumah Warga Pucangrejo Kendal Terbakar, Diduga Disengaja Pemilik Rumah

Sebuah rumah tinggal di Desa Pucangrejo RT 04 RW 02, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, terbakar, Sabtu (16/4/2022) malam.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Warga menunjukkan kondisi rumah Ahmad Jamal, warga Pucangrejo RT 04 RW 02, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, pascakebakaran, Minggu (17/4/2022). Kebakaran yang terjadi Sabtu (16/4/2022) malam itu diduga disengaja lantaran pemilik rumah mengalami gangguan jiwa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Sebuah rumah tinggal di Desa Pucangrejo RT 04 RW 02, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, terbakar, Sabtu (16/4/2022) malam.

Api membakar isi dan bangunan rumah bagian belakang, yakni dua kamar, dapur, dan kamar mandi, hingga ludes pada pukul 22.15 WIB.

Kebakaran ini diduga terjadi karena ulah pemilik rumah, Ahmad Jamal (35).

Menurut keterangan tetangga sekitar, Jamal dalam kondisi mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ).

Dalam keseharian, Jamal sering kali meresahkan masyarakat karena merusak barang-barang di sekitarnya.

Baca juga: Sopir Mengantuk, Truk Trailer Pengangkut Pakan Ternak Tercebur ke Sungai di Jalan Pantura Kendal

Baca juga: Ganjar Cek Distribusi Minyak Goreng Curah di Kendal, Sudah 300 Ton Tersalurkan ke Masyarakat

Baca juga: Mantan Kades Wonosari Kendal Dijebloskan ke Penjara, Diduga Tipu Warga Soal Sewa Lahan Bengkok

Tetangga korban, Suratin (50), mengatakan, api mulai terlihat merambat ke atap rumah pada pukul 22.15 WIB.

Saat itu, dia dan sang istri sedang berjualan di depan rumah.

Seketika, dia lari ke rumah sampingnya untuk melihat situasi dan kondisi yang terjadi.

"Saat saya lihat, api sudah naik di atas atap. Saya minta tolong warga untuk membantu memadamkan api sebisanya."

"Saya jebol pagar samping kamar mandi untuk akses warga ambil air memadamkan api," terangnya, Minggu (17/4/2022).

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini sempat membuat warga sekitar panik karena kebakaran terjadi di wilayah padat penduduk.

Kebakaran itu juga berdampak pada dua ruangan milik Suratin yang berdampingan dengan rumah Ahmad Jamal.

"Mas Ahmad ini memang stres, dia bilang sengaja membakar supaya ramai. Alhamdulillah, api bisa dicegah tidak merambat ke rumah-rumah sekitar," ujar Suratin.

Dalam keseharian, Jamal tinggal sendirian. Sang adik yang sebelumnya tinggal di rumah itu merantau, bekerja di Hong Kong.

Sementara, orangtua Jamal tinggal di rumah terpisah.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved