Berita Jepara

Karimunjawa Jepara Kini Punya TPA, Kebersihan Pulau Wisata Ini Diharapkan Terus Terjaga

Karimunjawa kini memiliki TPA. Fasilitas ini dibangun Kementerian PUPR untuk membantu mengatasi persoalan sampah di tempat wisata ini.

ISTIMEWA/Dok Humas Pemkab Jepara
Pulau Karimunjawa, Jepara, kini telah memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Fasilitas yang dibangun Kementerian PUPR ini diharapkan membuat pulau tersebut tetap bersih meski aktivitas wisata meningkat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Karimunjawa kini memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Fasilitas ini dibangun Kementerian PUPR untuk membantu mengatasi persoalan sampah di tempat wisata ini.

Saat ini, pengelolaan TPA seluas satu hektare itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara.

Bupati Jepara Dian Kristiansi mengungkapkan, fasilitas ini diharapkan dapat menyelesiakan masalah sampah di Karimunjawa.

Pria yang akrab disapa Andi ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kementeerian PUPR atas bantuan tersebut.

"Dengan adanya TPA ini, kami harapkan masyarakat semakin sadar, fasilitas ini dimanfaatkan dan Karimunjawa semakin bersih sehingga wisatawan semakin nyaman,” kata Andi, Rabu (5/4/2022).

Baca juga: Syarat Tes Antigen dan PCR Naik Kapal Dicabut, Wisatawan ke Karimunjawa Jepara Diprediksi Melonjak

Baca juga: Dapat Subsidi dari Pemkab Jepara, 3 Pulau di Karimunjawa Kini Bisa Nikmati Listrik 24 Jam Per Hari

Baca juga: Bejat! Ayah di Jepara Tega Cabuli Anak Kandung, Ancam Korban saat Ibu Pergi Bekerja

Baca juga: Penampakan Jembatan Tanpa Lantai atau Alas di Jepara, Membahayakan!

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Elida Fariha mengatakan, pembangunan TPA Karimunjawa ini menyerap anggaran dari Kementerian PUPR sebesar Rp 15,4 miliar.

Sebelum dibangun TPA, lebih dulu dibangun pusat daur ulang (PDU). Kementerian Lingkungan Hidup menganggarkan Rp 25 miliar untuk PDU.

PDU ini, kata dia, telah dimanfaatkan sehingga limbah yang dibuang ke TPA akan semakin kecil.

"Selain itu, juga air lindi dari sel ini sudah dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) sehingga diharapkan, nanti, influence air itu bisa disalurkan ke saluran lingkungan secara aman,” ujarnya. (*)

Baca juga: Sekda Purbalingga Minta ASN Bekerja Optimal meski Jam Kerja selama Ramadan Berkurang

Baca juga: Keliling Alun-alun Purwokerto Tak Lagi Lelah Naik Skuter Listrik, Harga Sewa 1 Jam Cuma Rp 50 Ribu

Baca juga: Selama Ramadan, Warung Makan dan PKL di Purbalingga Tak Boleh Tampil Vulgar

Baca juga: Viral! Telanjur Dirobohkan, Masjid di Sumberlawang Sragen Tak Kunjung Dibangun Donatur

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved