Berita Banyumas
Pemekaran Provinsi Banyumas Raya, Apa Kata Para Akademisi?
Namun, akan disusun kembali desain besar penataan daerah (Desartada) yang isinya berapa jumlah provinsi, kabupaten, kota.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
Berbeda dengan yang ada di kota, akses ke pemerintah provinsi gampang, mengundang menteri mudah.
Kita yang di daerah sulit mengundang menteri ke kampus," ucapnya.
Selain itu, jarak dari Banyumas ke ibukota provinsi yakni Kota Semarang cukup jauh, padahal banyak keperluan yang harus diurus.
"Saya ini kan bidangnya hukum pidana, kalau ada sidang harus ke Semarang, berangkat dari Purwokerto jam 5 pagi, sampai sana ternyata sidangnya diundur siang, kan sudah capek," tegasnya.
Baca juga: Kontraktor di Banyumas Ditangkap, Bobol Bank Jateng Purwokerto Rp 1,9 Miliar Pakai Dokumen Palsu
Sementara, Taufik Purboyo akademisi Unwiku Purwokerto mendukung adanya pemekaran Provinsi Banyumas Raya atau Jateng selatan dengan mempertimbangkan 3 hal.
Yakni meliputi keinginan atau kebutuhan, visi yang jelas untuk kemakmuran rakyat, dan infrastruktur yang memadai.
"Ini jangan hanya pemekaran kabupaten saja, tapi jadikan provinsi sekalian.
Saya punya cita-cita Banyumas menjadi Provinsi Banyumas Raya," tegasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/fgd-pemekaran-banyumas.jpg)