Berita Kendal

Serius Garap UMKM, Bupati Kendal Minta Setiap Tempat Wisata Fasilitasi Penjualan Produk UMKM

Bupati Kendal Dico M Ganinduto meminta semua destinasi wisata di wilayah tersebut memfasilitasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Wynne Frederica berbelanja di pameran UMKM di wisata Omahe Opa Waterpark Patean, Minggu (13/2/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto meminta semua destinasi wisata di wilayah tersebut memfasilitasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat.

Ini merupakan bagian dari upaya pemkab mengembangkan UMKM Kendal.

Dico mengatakan, ada 33 ribu pelaku UMKM di Kendal yang menjadi perhatian untuk memulihkan ekonomi daerah secepat mungkin.

Menurutnya, UMKM menjadi ujung tombak bangkitnya ekonomi daerah dan masyarakat.

Lewat wadah di tempat-tempat wisata itu, Dico mengatakan, pelaku UMKM memiliki tempat memasarkan produk unggulan mereka.

"Hari ini, kami awali pameran produk UMKM di tempat wisata Omahe Opa Patean. Program semacam ini, saya minta diselenggarakan di semua destinasi wisata di Kendal untuk mempromosikan UMKM dan wisata sekaligus," terangnya saat mengecek pameran UMKM, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid Ditemukan di 4 Sekolah, Disdikbud Kendal Belum Akan Hentikan PTM 100 Persen

Baca juga: Tak Gubris Teriakan Warga, 2 Pengendara Motor di Kendal Tewas Tertabrak KA Kaligung

Baca juga: Pemkab Kendal Bikin Gerakan ASN Belanja di Pasar Relokasi Weleri, Sekda: Kasihan Karena Masih Sepi

Baca juga: Kini Polres Kendal Punya Tim Khusus Anti Begal, Tiap Hari Tiga Shift, Tugasnya Sisir Lokasi Rawan

Selain itu, Dico memastikan, Pemerintah Kabupaten Kendal bakal membangun gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan gedung UMKM center pada 2022.

Dua gedung tersebut, nantinya, menjadi pusat pengembangan produk UMKM, sekaligus pusat pemasaran produk unggulan di Kabupaten Kendal.

Pihaknya juga bakal memprioritaskan dana bantuan stimulus kepada UMKM melalui anggaran daerah dan CSR.

Dico berharap, semua pelaku UMKM mempunyai keinginan untuk maju dan berkembang dari hulu hingga ke hilir supaya potensi yang ada bisa berkembang lebih maksimal.

"Kami dorong terus agar pemulihan ekonomi melalui UMKM ini berjalan baik. UMKM jadi perhatian khusus pemerintah daerah supaya kualitas, kuantitas, dan market pemasarannya semakin luas, sampai go internasional," tegasnya.

Pada 2022 ini, sebanyak 30 pelaku UMKM di Kendal dipersiapkan untuk melakukan ekspor produk bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Di antaranya, bidang kerajinan, makanan khas, minuman, dan beberapa produk unggulan lain.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kendal, Ferinando RAD Bonay menambahkan, pameran UMKM yang digelar di tempat wisata Omahe Opa diikuti 30 pelaku usaha kecil di wilayah Sukorejo, Patean, Singorojo, Boja, dan Limbangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved