Berita Kendal

Tak Gubris Teriakan Warga, 2 Pengendara Motor di Kendal Tewas Tertabrak KA Kaligung

Kecelakaan maut antara kereta api Kaligung 209 dengan sepeda motor terjadi di perlintasan sebidang rel kereta api, Desa Karangmulyo, Kendal, Kamis.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Warga mengevakuasi sepeda motor korban tabrakan kereta api di Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Kamis (3/2/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kecelakaan maut antara kereta api (KA) Kaligung 209 dengan sepeda motor terjadi di perlintasan sebidang rel kereta api, Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Kamis (3/2/2022).

Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara motor yang berboncengan, tewas seketika.

Korban adalah Rukidi (56), warga Dampelrejo, Ngampel; dan Pendi (27), warga Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal.

Saat kejadian, keduanya berboncengan mengendarai motor bernomor polisi H 4471 JD.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.05 WIB, tepatnya di lajur hilir perlintasan kereta api KM 27+2/3.

Staf Pemeliharaan Jalan Rel Kereta Api, Aditya mengatakan, saat kejadian, kereta api dalam perjalanan dari arah Kota Semarang menuju Tegal.

Korban diketahui berboncengan dari arah jalan setapak desa dan menyeberang rel tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas sekitar.

"Pascaterjadi kecelakaan, kereta sempat berhenti untuk pengecekan sarana. Setelah aman, baru jalan lagi," terangnya di lokasi.

Baca juga: 160 Siswa SDN 1 Bangunsari Keliling Lapas Terbuka Kendal, Petik Terong Setelah Disuntik Vaksin

Baca juga: Pemkab Kendal Bikin Gerakan ASN Belanja di Pasar Relokasi Weleri, Sekda: Kasihan Karena Masih Sepi

Baca juga: Afdian Tewas Ditembak Polisi, Begini Cerita Pencarian DPO Lapas Kendal Sejak November 2021

Baca juga: 4.000 Orang di Kendal Masih Nganggur, Disperinaker Bakal Buka 8.530 Lowongan Pekerjaan

Seorang saksi, Suyanto (43), menambahkan, sebelum tertabrak kereta, kedua korban sudah diteriaki warga agar berhenti. Saat itu, warga melihat kereta sudah dekat.

Namun, keduanya nekat melintasi rel kereta api dari sisi yang berlawanan dan tertabrak di lajur hilir.

"Kami sudah meneriaki korban agar berhenti karena saat itu, sudah banyak pengendara lain yang berhenti. Tapi, korban nekat dan tertabrak," tambahnya.

Kasatlantas Polres Kendal AKP Ilham Safriantoro Sakti mengungkapkan, kedua korban adalah pekerja 'angon bebek'.

Jasad keduanya dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Lintasan kereta ini resmi tapi tidak berpalang pintu. Ada swadaya masyarakat untuk pengamanan. Seperti contoh kasus ini, korban sudah diingatkan petugas keamanan, tapi tetap nekat," terangnya.

Ilham mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati ketika beraktivitas di jalanan.

Termasuk, di perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu, agar menjaga keselamatan diri dan orang lain. (*)

Baca juga: 10 Pejabat Eselon II di Pemkab Banyumas Dirotasi, Berikut Nama dan Jabatan Terbaru

Baca juga: Tak Kapok! Alumni Lapas Nusakambangan Ditangkap Lagi karena Kasus Narkoba, Ditemukan 5 Bungkus Sabu

Baca juga: Kondisi Terkini Pasar Relokasi Johar Pascakebakaran, Pedagang Mengais Sisa Barang dan Pasrah

Baca juga: Kadus Temuwoh Blora Angkat Suara, Dapat Skor Tambahan lantaran Pernah Jadi Operator Desa

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved