Berita Blora
Cari Perabot Rumah dari Kayu Jati? Datang Saja ke Sentra Jepon Blora, Harga Mulai Rp 20 Ribu
Sedang mencari perabot rumah dari kayu jati? Datang saja ke Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Sedang mencari perabot rumah dari kayu jati? Datang saja ke Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Tepatnya di Jalan Raya Blora–Cepu, Anda akan menemukan jejeran lapak yang menawarkan produk-produk rumah tangga berbahan kayu jati khas Blora.
Mulai dari meja, kursi, lemari, jam dinding, juga souvenir atau pernak-pernik lain penghias rumah.
Yuria Kristiyanti, satu di antara pedagang, mengungkapkan, Jepon memang menjadi sentra atau pusat kerajinan kayu di Blora.
Yuria mengaku berdagang di pusat kerajinan tersebut sejak 10 tahun lalu.
"Ada macam-macam, ada lemari, bifet, meja makan, meja kerja, meja tamu, termasuk hiasan-hiasan dan pernak perniknya. Buat souvenir kecil-kecilan ada," ungkapnya saat ditemui, Selasa (1/2/2022).
Baca juga: Bupati Blora Minta Pelantikan Perades Ditunda, Buntut Demo Dugaan Kecurangan Proses Seleksi
Baca juga: Temukan Banyak Kejanggalan, Warga Blora Minta Hasil Tes Seleksi Perangkat Desa Dibatalkan
Baca juga: Tega! Pemuda di Blora Racuni Sahabat Pakai Racun Tikus Gara-gara Utang
Baca juga: Pesta Arak di Cepu Blora Berujung Maut, 6 Orang Meregang Nyawa
Mbak Kris, sapaan akrabnya, mengatakan, harga yang ditawarkan pun bersaing.
"Harga paling murah ada yang Rp 20 ribu, itu untuk souvenir. Yang paling mahal, lemari, tempat tidur susun," imbuh perempuan 45 tahun ini.
Menurut Kris, pembeli yang datang ke sentra kerajinan tersebut berasal dari berbagai daerah.
"Nggak cuma Blora, ada dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), sampai Jawa Timur. Sumatera juga ada, Kalimantan ada," kata dia.
Untuk memperluas pasar, Kris memang tak hanya menjual kerajinan kayu di lapak offline.
Dia juga menawarkan produk dagangan secara daring atau online.
"Pembayaranya, bisa cash dan transfer. Kalau secara online, DP (down payment/uang muka) 30 persen dari harga barang," ujar dia.
Kris mengakui, selama pendemi Covid-19, penjualan di lapak di Blora berkurang.
Namun, pendapatan masih didapat dari hasil penjualan secara daring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pusat-kerajinan-kayu-jati-di-jepon-blora-selasa-122022.jpg)