Berita Kecelakaan

Prayit Tewas Tertimpa Pohon di Ladang Warga Dusun Ponjen Wonosobo, Ini Penyebabnya

Bukannya lari menjauh, korban malah menuju bawah pohon yang hendak tumbang itu. Akibatnya dia tertimpa pohon albasia yang ditebang itu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES WONOSOBO
Petugas kepolisian mengecek lokasi pohon tumbang menimpa warga di Bomerto, Wonosobo, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kejadian nahas dialami Prayit Almiskun (50), warga Desa Bomerto, Kecamatan Wonosobo.

Ia meregang nyawa seusai tertimpa pohon di ladang. 

Baca juga: Curi Baterai Tower Sinyal di Wonosobo, Dua Pelaku Asal Jakarta Ini Terancam 9 Tahun Penjara

Baca juga: Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Kertek Wonosobo, Truk Hino Tabrak Truk Mitsubishi. 2 Orang Tewas

Baca juga: Ditangkap Polisi di Kertek Wonosobo, EN Akui Pesan Sepaket Tembakau Gorilla Via Instagram

Baca juga: Terungkap Misteri Kematian Gadis di Kaliwiro Wonosobo, Menolak Berhubungan Intim Lalu Dibunuh

Kasi Humas Polres Wonosobo, AKP Slamet Prihatin mengatakan, sebelum kejadian, di ladang milik Sabar, warga Dusun Ponjen, Desa Bomerto, seorang warga sempat menebang pohon Albasia, pada Selasa (18/1/2022).

Beberapa warga lain menarik menggunakan tali untuk mengatur ke mana pohon itu akan dirobohkan. 

Semakin lama, pohon yang ditebang itu pun mulai goyang dan hendak tumbang.

Mereka melepas tali yang ditarik, lalu berlari untuk menghindari jatuhnya pohon. 

Dia mengatakan, bukannya lari menjauh, korban malah menuju bawah pohon yang hendak tumbang itu.

Hingga akhirnya insiden tersebut tak terelakkan. 

"Sehingga korban tertimpa pohon tersebut di punggungnya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022). 

Korban sempat dibawa ke RSI Wonosobo.

Tapi karena luka dalam yang sangat parah, korban meninggal dunia. 

Keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah. 

Polisi lantas menyerahkan jasad korban ke keluarga untuk dimakamkan. (*)

Baca juga: Mandi di Sungai Brondong Pekalongan, Bocah 9 Tahun Terseret Arus. Ditemukan Tewas di Pintu Bendungan

Baca juga: Petani Durian di Doro Pekalongan Panen Raya: Daging Buah Tebal dan Manis, Harga Mulai Rp 15 Ribu

Baca juga: Vaksinasi Anak Kurang Lima Persen di Kendal, Bupati Dico Minta Dinkes Sisir yang Belum Divaksin

Baca juga: Ini Janji Disdikbud Kendal Atasi Masalah Rob di SDN 3 Bandengan, Wahyu: Lantai Segera Ditinggikan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved