Berita Kriminal
Terungkap Misteri Kematian Gadis di Kaliwiro Wonosobo, Menolak Berhubungan Intim Lalu Dibunuh
Identitas FN terungkap seusai kakak korban melihat postingan tentang penemuan mayat perempuan di bawah Jembatan Kaliwiro Wonosobo itu di grup medsos.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Teka-teki kematian FN (20) yang jasadnya ditemukan di bawah jembatan Sungai Kemadu, Dusun Clengkom, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo akhirnya terungkap.
Identitas FN terungkap seusai kakak korban melihat postingan tentang penemuan mayat perempuan di bawah Jembatan Kaliwiro Wonosobo itu di grup media sosial (medsos).
Baca juga: Pancing Tawa Menteri PUPR, Ganjar Mainkan Payung Saat Dampingi Presiden Jokowi di Wonosobo
Baca juga: Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Kertek Wonosobo, Truk Hino Tabrak Truk Mitsubishi. 2 Orang Tewas
Baca juga: Pergi Tanpa Kabar Sejak 11 Desember, Lukman Ditemukan Meninggal di Sungai Ketinggring Wonosobo
Baca juga: Kawasan Wisata Dieng Sebenarnya Masuk Wilayah Banjarnegara atau Wonosobo? Simak Penjelasan Ini
Melihat ciri dalam foto itu, dia meyakini korban adalah adiknya hingga mendatangi RSUD Setjonegoro Wonosobo untuk memastikan jenazah korban.
Keluarga lantas membawa korban ke rumah duka untuk dimakamkan.
Sesampai di rumah, keluarga melihat ada hal yang mencurigakan pada tubuh korban.
Ada luka bekas jeratan di leher korban.
"Pelapor merasa curiga adik kandungnya menjadi korban pembunuhan."
"Yang bersangkutan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polres Wonosobo," kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Moch Zazid kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (7/1/2022).
Polisi pun akhirnya membekuk pelaku yang tak lain adalah kenalan korban.
Ia mengungkapkan, pelaku SS (25), awalnya sering memberikan uang kepada korban.
Bahkan, pelaku sempat membelikan handphone Iphone XS Max kepada korban.
Hingga pelaku mengajak korban bertemu dan meminta untuk berhubungan intim.
Tetapi ajakan pelaku ditolak korban.
Pelaku pun selanjutnya ingin meminta kembali handphone Iphone XS Max yang pernah dia berikan ke korban.
Tetapi korban diduga telah mengeluarkan kata-kata yang tidak berkenan di hati pelaku.