Berita Jawa Tengah

Pergi Tanpa Kabar Sejak 11 Desember, Lukman Ditemukan Meninggal di Sungai Ketinggring Wonosobo

Mayat laki-laki itu teridentifikasi bernama Lukman Hakim (41) yang berdomisili di Kampung Ketinggring Rt 05 Rw 07 Kelurahan Kalianget. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES WONOSOBO
Pihak kepolisian sedang memeriksa lokasi penemuan mayat di Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jumat (17/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Warga Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo dikejutkan dengan penemuan mayat di Sungai Ketinggring, Jumat (17/12/2021). 

Mayat laki-laki itu teridentifikasi bernama Lukman Hakim (41) yang berdomisili di Kampung Ketinggring Rt 05 Rw 07 Kelurahan Kalianget. 

Baca juga: Wisata Tetap Buka Selama Masa Libur Nataru di Wonosobo, Meski Muncul Ancaman Virus Omicron

Baca juga: Kawasan Wisata Dieng Sebenarnya Masuk Wilayah Banjarnegara atau Wonosobo? Simak Penjelasan Ini

Baca juga: Pancing Tawa Menteri PUPR, Ganjar Mainkan Payung Saat Dampingi Presiden Jokowi di Wonosobo

Baca juga: Kepala Pemilik Kos di Wonosobo Penuh Luka, Dianiaya Pelaku Menggunakan Tang, Berikut Kronologisnya

Alamat KTP korban berada di Jalan Pusponjolo Barat 1 Nomor 15 Rt 02 Rw 03, Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. 

Menurut keterangan keluarga, korban rupanya telah meninggalkan rumah sejak 11 Desember 2021 tanpa pamit. 

"Warga sekitar sudah mencari, tapi tidak menemukan korban," kata Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (18/12/2021). 

Hingga kemudian, Jumat (17/12/2021), warga menemukan korban dalam kondisi meninggal dengan posisi telentang di sungai setempat. 

Saksi lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonosobo.

Polisi mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polres Wonosobo untuk memeriksa korban. 

Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis dari RSUD Wonosobo, korban mengalami luka di pelipis diduga karena benturan batu sungai. 

"Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 3 hari," katanya. (*)

Baca juga: Kisah Guru SLB Kota Tegal Mengajar di Masa Pandemi, Perkuat Bahasa Isyarat Bagi Siswa Tuna Rungu

Baca juga: Libur Nataru di Kota Tegal - Dipastikan Tidak Ada Penyekatan Jalan, Cuma Pembatasan Aktivitas Warga

Baca juga: Harga Minyak Goreng Sawit Naik, Warga di Pucungbedug Banjarnegara Gunakan Alternatif Minyak Kelapa

Baca juga: ODGJ Juga Disuntik Vaksin Loh, Contoh di Pamardi Raharjo Banjarnegara, Ini Cara Memperlakukannya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved