Berita Jawa Tengah

Penerimaan PBB P-2 Karanganyar Masih Kurang Rp 4 Miliar, Targetnya Rp 30 Miliar

Bupati Karanganyar terlihat sedang membayar pajak PBB P-2 senilai Rp 236 ribu atas dua lahan seluas masing-masing 300 meter persegi miliknya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan pembayaran pajak PBB P-2 di mobil keliling Bank Jateng yang berada di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (19/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan ( PBB P-2) 2021 di Kabupaten Karanganyar belum melampaui target, atau hanya Rp 26 miliar. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, target penerimaan PBB P-2 pada 2021 itu sebesar Rp 30 miliar.

Akan tetapi Pemkab Karanganyar baru mendapatkan Rp 26 miliar.

Di sisi lain, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp 74 miliar.

Baca juga: Begini Cerita Penangkapan Pengedar Sabu di Karanganyar, Sudah Lima Tahun Bisnis Narkoba Sistem COD

Baca juga: Tahun Ini Ada Enam Ruas Jalan yang Diperbaiki, Gunakan DAK Pemkab Karanganyar, Berikut Daftarnya

Baca juga: Dua Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dituntut Restitusi, Berikut Kata Kejari Karanganyar

Baca juga: Titik Ngadu ke DPRD Karanganyar, Minta Dibantu Mintakan Haknya Pasca Tidak Bekerja

"Pajak PBB P-2 ini sebenarnya lebih ke pendekatan tertib administrasi sebagai warga negara Indonesia karena jumlah yang dibayarkan tidak terlalu besar."

"Tapi pendataan tertib dan rasa cinta sebagai warga itu menurut kami lebih utama."

"Maka besarnya belum mencapai Rp 30 miliar."

"Sementara BPHTB masuk ke kas setahun saja Rp 74 miliar."

"Coba, dua kali lipat lebih."

"Ini memerlukan konsentrasi, pembinaan, penyuluhan kepada masyarakat."

"Setahun saja tidak melampaui, mestinya Rp 30 miliar."

"Kami hanya mendapatkan Rp 26 miliar," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022).

Oleh karena itu, dia meminta supaya para perangkat desa turut membantu agar masyarakat dapat tertib dan taat pajak.

Adapun pembayaran pajak PBB P-2 yang dilakukan ini sebagai upaya untuk memberikan contoh kepada masyarakat supaya dapat tertib dan taat pajak pada tahun ini. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar terlihat membayar pajak PBB P-2 senilai Rp 236 ribu atas dua lahan seluas masing-masing 300 meter persegi miliknya.

Pembayaran dilakukan di mobil keliling milik Bank Jateng yang berada di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kepala BKD Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato menambahkan, Pemkab Karanganyar mengeluarkan SPPT PBB P-2 2022 sejumlah 456.752 SPPT dengan nilai ketetapan Rp 31,479 miliar. 

"Evaluasi ke depan akan terus dilakukan pendekatan yang baik kepada Wajib Pajak agar patuh dan taat pajak," imbuhnya. (*)

Baca juga: Gerakan #DiurusCahCah Bukan Sekadar Isapan Jempol, Kafe Sinestesa Ikut Sponsori Persipa Pati

Baca juga: Bupati Haryanto Resmikan 150 Proyek di Kabupaten Pati, Sepanjang 2021 Habiskan Rp 190 Miliar

Baca juga: PSIS Semarang Pantang Istirahat! Libur Kompetisi, Dragan Perbaiki Mental dan Taktikal Pemain

Baca juga: Alhamdulillah Bisa Kembali Dipanggil Timnas - Dua Pemain PSIS Semarang Ikuti TC Lawan Timor Leste

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved