Berita Narkotika

Begini Cerita Penangkapan Pengedar Sabu di Karanganyar, Sudah Lima Tahun Bisnis Narkoba Sistem COD

Dari penangkapan yang dilakukan pelaku di wilayah Kebakkramat pada Sabtu (8/1/2022), polisi menyita sejumlah barang bukti, yang kaitannya dengan sabu.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menunjukkan barang bukti kasus peredaran narkotika saat konferensi pers, Rabu (19/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - AT (36), warga Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar ditangkap jajaran Sat narkoba saat hendak melakukan transaksi sabu- sabu.

Dari penangkapan yang dilakukan di wilayah Kebakkramat pada Sabtu (8/1/2022), polisi menyita sejumlah barang bukti.

Seperti bungkus plastik klip berisi sabu 3,89 gram, handphone, timbangan digital, lakban, plastik klip, pipet kaca, dan uang Rp 400 ribu. 

Baca juga: Dua Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dituntut Restitusi, Berikut Kata Kejari Karanganyar

Baca juga: Tahun Ini Ada Enam Ruas Jalan yang Diperbaiki, Gunakan DAK Pemkab Karanganyar, Berikut Daftarnya

Baca juga: Titik Ngadu ke DPRD Karanganyar, Minta Dibantu Mintakan Haknya Pasca Tidak Bekerja

Baca juga: Dua Hari di Karanganyar, 131 Motor Knalpot Brong Terjaring Razia, Mayoritas Pemilik dari Luar Kota

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito didampingi Kasat narkoba Polres Karanganyar, AKP Agung Susilo Utomo menyampaikan, tersangka mendapatkan sabu- sabu itu dari PL yang saat ini masih DPO. 

"Tersangka membeli sabu itu seharga Rp 5 juta."

"Kemudian paket itu dipecah lagi dan dijual oleh pelaku."

"Per paket dijual Rp 400 ribu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022). 

Saat ditanya, pelaku telah menjadi pengedar sabu selama 5 tahun.

Dari hasil penjualan paket sabu senilai Rp 5 juta itu, AT mendapatkan keuntungan Rp 2 juta.

Dia menuturkan, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Pemasaran lewat handphone."

"Caranya melalui transaksi COD," terang pengedar sabu sekaligus pemakai itu kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022).

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hukuman yang dikenakan adalah pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Lalu denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (*)

Baca juga: Kebijakan Pemakaman Gratis di Kota Semarang Masih Berlaku, Ini Daftar Lokasinya

Baca juga: Tancap Gas ke Bandungan, Petugas Damkar Kabupaten Semarang Ternyata Kena Prank Laporan Palsu

Baca juga: Mulai Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Supermarket di Kudus Ini Langsung Diserbu Warga

Baca juga: Identitas Mayat Pria di Hotel Mahkota Kudus Terungkap, Kakek 68 Tahun Asal Purwosari

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved