Berita Kudus

Mulai Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Supermarket di Kudus Ini Langsung Diserbu Warga

Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter disambut antusias warga masyarakat.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Warga berbelanja minyak goreng di Super Indo Kudus, Rabu (19/1/2022). Super Indo telah menjual minyak goreng Rp 14 ribu per liter sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang diterapkan pemerintah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - ‎Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter disambut antusias warga masyarakat.

Satu di antaranya, Super Indo Kudus yang sudah menerapkan harga minyak goreng terbaru sebesar Rp 14 ribu per liter, mulai hari ini, Rabu (19/1/2021).

Store Leader Super Indo Kudus Devi Mustikawati menyampaikan, pihaknya sudah menerapkan harga baru minyak goreng.

Hal itu membuat banyak konsumen berbondong-bondong membeli minyak goreng di sana.

"Baru mulai ramai pukul 11.00 WIB tadi, sudah diserbu pembeli. Stok saat ini kami pastikan aman," jelas dia, Rabu.

Baca juga: Identitas Mayat Pria di Hotel Mahkota Kudus Terungkap, Kakek 68 Tahun Asal Purwosari

Baca juga: Pria Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Mahkota Kudus, Sempat Ditemani Seorang Perempuan

Baca juga: Atas SD Negeri 2 Klaling Rusak Parah, DIsdikpora Kudus: Tahun Ini Pasti Diperbaiki, Mulai Maret 2022

Baca juga: Disdikpora Kudus: Masih Pendataan, Perbaikan Sekolah Rusak Dilakukan Mulai Maret 2022

Untuk menjaga pasokan aman dan mencegah konsumen memborong minyak goreng, pihaknya membatasi pembelian.

Setiap konsumen hanya dapat membeli maksimal dua liter minyak goreng.

"Maksimal pembelian dibatasi dua liter," ujar dia.

Menurutnya, penyesuaian HET tersebut dinilai mampu meningkatkan jumlah penjualan.

Pasalnya, ketika harga tinggi, mencapai Rp 20 ribu per liter, penjualan minyak goreng hanya satu karton per hari.

"Penjualan minyak goreng tergantung promonya, kalau nggak ada promo, paling satu karton. Tapi, karena penyesuaian harga ini, kemungkinan penjualannya naik," katanya.

Sementara itu, ‎Naylarofiati‎ (30), warga Loram Kulon, Kabupaten Kudus, mengaku kesulitan mencari minyak goreng saat harga tinggi.

Beruntung, hari ini, dia memperoleh informasi ada penyesuaian harga minyak goreng.

"Tadi, saya di tempat lain, harganya masih tinggi. Tapi, dapat informasi, di Super Indo harganya Rp 14 ribu ‎jadi saya ke sini," ujar dia.

Baca juga: Warga Gemuruh Banjarnegara Menangis Histeris Didatangi Gubernur Ganjar: Pak, Dereng Gadah Jamban

Baca juga: Serahkan Motor Roda Tiga, Bupati Husein Minta Kemensos Perbanyak Bantuan bagi Difabel Banyumas

Baca juga: Kejari Purbalingga Siap Dampingi Pemdes Kelola ADD dan DD, Kasi Intel: Supaya Tidak Menyalahi Aturan

Baca juga: Terekam CCTV, Pemuda Berambut Gondrong Bobol Kotak Amal di Masjid Mintaragen Kota Tegal

Dia berterima kasih kepada Super Indo yang sudah menyesuaikan harga sesuai instruksi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekon).

Pasalnya, di beberapa tempat perbelanjaan, harga minyak goreng masih dibanderol di atas HET.

‎"Terima kasih sekali pemerintah sudah melakukan penyesuaian harga minyak goreng," ujar dia.

Berdasarkan pantauan, di pasar tradisional, harga minyak goreng belum terjadi penyesuaian.

Kementerian memberikan waktu kepada pedagang di pasar traisional, selambat-lambatnya satu pekan untuk menyesuaikan harga. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Kudus
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved