Breaking News:

Info BMKG

Muncul Siklon Tropis Tiffany, BMKG Peringatkan Adanya Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Angin kencang dan gelombang tinggi mungkin terjadi di sejumlah perairan di Indonesia akibat munculnya siklon tropis Tiffany.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/ ROSYID ASZHAR
Ilustrasi gelombang tinggi 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Angin kencang dan gelombang tinggi mungkin terjadi di sejumlah perairan di Indonesia akibat munculnya siklon tropis Tiffany.

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), siklon tropis Tiffany mulai tumbuh, Rabu (12/1/2022) pagi.

Siklon terpantau di Australia sebelah utara, sekitar 860 km sebelah barat daya Merauke.

Siklon bergerak ke arah barat dengan kecepatan 15 knots atau 28 km per jam, berkekuatan 40 knot atau 75 km per jam.

Kepala Bidang Diserminasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, intensitas siklon ini diperkirakan akan menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat.

"Siklon tropis Tiffany memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia," kata Hary melalui keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Warga Tambakrejo Kota Semarang Diteror Gelombang Tinggi: Setiap Malam Kami Tidak Bisa Tidur

Baca juga: Embun Es Selimuti Kawasan Candi Arjuna Banjarnegara, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Baca juga: Awas Tersambar Petir! BMKG Minta Warga Tegal Hindari Tanah Lapang Saat Hujan

Menurut Hary, tropis Tiffany memberi dampak di antaranya angin kencang yang dimungkinkan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Juga, mengakibatkan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di wilayah perairan Indonesia, di antaranya di Laut Flores, Perairan selatan Baubau-Kepulauan Wakatobi, Laut Seram bagian timur, Perairan Fakfak-Kaimana, Perairan Amamapare, Laut Banda.

Juga, di Perairan Kepulauan Letti hingga Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, seta Laut Arafuru.

"Ini (dampak cuaca Indonesia) merupakan produk terakhir informasi siklon tropis Tiffany dikarenakan akan punah dalam 6-12 jam ke depan," ujar Hary. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG Pantau Siklon Tropis Tiffany, Ini Dampaknya pada Cuaca Indonesia".

Baca juga: Mengetuk Hati Dermawan! Warga Banjarsari Banyumas Lumpuh sejak Lahir, Belum Dapat Bantuan Pemerintah

Baca juga: Siap-siap Hadapi Gelombang Omicron! Kasus di Indonesia Meningkat Jadi 506 Kasus

Baca juga: 2 Rumah Rusak dan Akses Kabupaten Semarang-Temanggung Sempat Terganggu Akibat Longsor di Sumowono

Baca juga: Nekat Beroperasi di Jalan Raya Pati, 10 Kereta Kelinci Ditilang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved