Penanganan Corona
Tingkah Siswa SMP di Tegal Bikin Semua Tertawa Jelang Dites Swab: Nyong Ora Wanilah, Nyong Nyerah
Akbar mendadak panik saat akan dites swab Covid-19 oleh petugas medis dari Puskesmas Sumurpanggang, pada Senin (10/1/2022).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Ada-ada saja tingkah laku Akbar, siswa kelas 7 SMP Bhakti Praja Kota Tegal.
Dia mendadak panik saat akan dites swab Covid-19 oleh petugas medis dari Puskesmas Sumurpanggang, pada Senin (10/1/2022).
Sontak tingkahnya mengundang tawa dan godaan dari teman-temannya.
Baca juga: Dilema Pedagang Gorengan di Kota Tegal, Kurangi Bahan Baku Karena Tingginya Harga Minyak Goreng
Baca juga: Alhamdulillah Permintaan Lagi Bagus dan Banyak, Cerita Bahagia Pengusaha Shuttlecock di Kota Tegal
Baca juga: Aksi Dua Pencuri Gasak Motor NMAX di Margadana Kota Tegal Terekam CCTV, Mudah Bobol Gembok Pagar
Baca juga: Pengunjung Sektor Pariwisata Kota Tegal Dibatasi Maksimal 50 Persen, Efek Berstatus PPKM Level II
Akbar tiga kali batal diswab, padahal sudah duduk di hadapan petugas medis.
Tetapi, dia kemudian berhasil menjalani tes swab setelah menelpon orangtuanya.
Juga setelah ditemani oleh seorang guru dan petugas kepolisian.
"Nyong ora wanilah, nyong nyerah (Saya tidak beranilah, saya menyerah)," kata Akbar dalam bahasa Tegal itu kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).
Petugas medis, Fajar Amiruddin Fuadi (29) mengatakan, peserta tes swab yang pernah ditemui karakternya memang berbeda-beda.
Ada yang takut, biasa saja, bahkan melawan.
Dia mengatakan, peserta yang takut umumnya adalah anak-anak.
Biasanya mereka perlu dirayu terlebih dahulu sampai berani untuk dites swab.
"Misal dapat pasien yang takut atau susah, biasanya ngerayunya agak lama."
"Ya bagaimana caranya biar bisa diswab," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).
Fajar mengatakan, pada akhirnya tetap bersedia dites swab.
Asalkan pelan-pelan dan diberi pemahaman.