Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Alhamdulillah Permintaan Lagi Bagus dan Banyak, Cerita Bahagia Pengusaha Shuttlecock di Kota Tegal

Pengelola Shuttlecock Mondi Kota Tegal, Siswoyo (41) mengatakan, permintaan pasar mulai meningkat dalam setahun terakhir ini. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pengelola usaha Shuttlecock Mondi Kota Tegal, Siswoyo menunjukkan hasil produksi shuttlecock atau kok di usaha rumahan keluarganya di Jalan Ambarawa Margadana, Kota Tegal, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Home industry shuttlecock atau kok di Kota Tegal mengalami peningkatan produksi di tahun kedua pandemi Covid-19. 

Meski tidak begitu banyak, ada peningkatan permintaan pasar. 

Hal itu seperti yang dialami oleh Home Industri Shuttlecock Mondi Jalan Ambarawa Margadana Kota Tegal. 

Baca juga: Pengunjung Sektor Pariwisata Kota Tegal Dibatasi Maksimal 50 Persen, Efek Berstatus PPKM Level II

Baca juga: Aksi Dua Pencuri Gasak Motor NMAX di Margadana Kota Tegal Terekam CCTV, Mudah Bobol Gembok Pagar

Baca juga: Dilema Pedagang Gorengan di Kota Tegal, Kurangi Bahan Baku Karena Tingginya Harga Minyak Goreng

Baca juga: Warga Kota Tegal Diminta Waspada Omicron, Ini Gejala Hingga Cara Penanganannya

Pengelola Shuttlecock Mondi Kota Tegal, Siswoyo (41) mengatakan, permintaan pasar mulai meningkat dalam setahun terakhir ini. 

Kini produksi mampu mencapai 120 slop per hari, isi per slop ada 12 shuttlecock.

Sementara dalam sebulan, industri rumahannya bisa memproduksi 3.600 slop atau 43.200 shuttlecock.

"Alhamdulillah permintaan banyak."

"Ini sedang bagus dan mulai normal," kata Siswoyo kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).

Siswoyo menjelaskan, kondisi produksi tersebut berbeda pada masa awal pandemi Covid-19, pada 2020.

Saat itu produksi harian hanya mencapai 100 slop. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved