Berita Jawa Tengah

Bupati Pati Haryanto: Perayaan Natal Dipastikan Aman dan Lancar, Semua Patuh Protokol Kesehatan

Pendeta Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong, Didik Hartono menegaskan bahwa pihaknya memperhatikan imbauan pemerintah terkait prokes.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto dan Forkopimda berfoto bersama jemaat Gereja Katolik Santo Yusuf Kabupaten Pati, seusai pelaksanaan ibadah misa malam Natal, Jumat (24/12/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Bupati Pati, Haryanto memastikan pelaksanaan ibadah Natal tahun ini berjalan lancar dan aman, tanpa persoalan.

Ia menyebut, gereja-gereja di Pati telah mengatur penerapan protokol kesehatan.

Haryanto bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan dari Polda Jateng juga telah memonitor langsung pelaksanaan ibadah Misa malam Natal di Gereja Katolik Santo Yusuf Pati.

Baca juga: Kanopi Hanyalah Bagian Simbol, Sikap Toleransi Umat Beragama Sudah Terjalin Lama di Winong Pati

Baca juga: Hadiah Pemkab Buat Persipa Pati - Tahun Depan Gelontorkan Anggaran Rp 2 Miliar, DPRD Sudah Sepakat

Baca juga: Vaksinasi Anak di Pati Belum Bisa Dilakukan, Harus Selesaikan Target Kumulatif 70 Persen

Baca juga: Kelompok Wanita di Pati Ini Dapat Penghasilan Tambahan Meski di Rumah Saja, Bercocok Tanam Organik

"Kami tinjau di Santo Yusuf, misa berjalan lancar."

"Menaati protokol kesehatan."

"Mestinya jumlah jemaat yang hadir cukup banyak, dibagi dalam beberapa sesi," kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (24/12/2021) malam.

Adapun gereja lainnya juga mengatur pelaksanaan ibadah sesuai kapasitas tempat.

"Ada yang 50 persen (jemaat yang hadir langsung), ada yang 75 persen, yang penting taat prokes," tegas Haryanto.

Dia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mengadakan keramaian pada malam Tahun Baru 2022.

"Kami tegas, tidak ada perayaan."

"Adapun kegiatan yang sifatnya kumpul-kumpul sesuai prokes, paling malam pukul 21.00 atau pukul 22.00."

"Lebih dari itu kami suruh pulang."

"Lebih baik berkumpul dengan keluarga."

"Lagipula alun-alun juga kami tutup sejak jelang tahun baru," kata Haryanto.

Pendeta Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong, Didik Hartono, juga menegaskan bahwa pihaknya memperhatikan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved