Berita Jawa Tengah
Bupati Pati Haryanto: Perayaan Natal Dipastikan Aman dan Lancar, Semua Patuh Protokol Kesehatan
Pendeta Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong, Didik Hartono menegaskan bahwa pihaknya memperhatikan imbauan pemerintah terkait prokes.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
"Kami tidak adakan perayaan dalam artian acara ramai-ramai."
"Kami lebih pada ibadah."
"Masa Raya Natal hanya kami isi dengan ibadah-ibadah."
"Sejak minggu adven pertama sampai keempat, kami sekadar ibadah."
"Tidak kami adakan perayaan," ungkap dia kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (25/12/2021).
Jika ada perayaan, lanjut Pendeta Didik, biasanya pihaknya mengundang masyarakat sekitar dan perangkat desa.
"Karena pandemi, kami masih menahan diri untuk tidak perayaan."
"Jadi cukup internal, hanya jemaat."
"Kami sudah sampaikan pada jemaat juga agar tetap patuhi prokes," ungkap dia.
Pihaknya juga menyediakan perlengkapan pendukung prokes.
Selain itu juga mengatur tempat duduk.
Kapasitas gereja bisa menampung sekira 200 jemaat.
Namun ibadah Natal hanya dihadiri sekira 90 jemaat.
"Kami bersyukur balkon gereja kami sudah bisa dipakai."
"Jadi kalau normal, atas dan bawah bisa muat 200 orang."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/misa-natal-gksy-pati.jpg)