Berita Nasional
Kemenag Minta Maaf, Kembali Tunda Keberangkatan Jemaah Umrah
Kementerian Agama (Kemenag) menunda lagi pemberangkatan jemaah umrah karena temuan varian Omicron di Indonesia.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menunda lagi pemberangkatan jemaah umrah karena temuan varian Omicron di Indonesia.
Sebelumnya, keberangkatan jemaah umrah direncanakan dilakukan mulai 23 Desember 2021.
Terkait penundaan ini, Direktur Bina Haji dan Umrah khusus Kemenag Nur Arifin meminta maaf.
"Kami, atas nama pemerintah, menyampaikan permohonan maaf atas kebijakan penundaan pemberangkatan umrah ini. Tentu kita kecewa terhadap kebijakan ini karena memang kita tidak mengharapkannya."
"Akan tetapi, kita harus menjalankan kebijakan Bapak Presiden dalam rangka keselamatan dan kesehatan bangsa Indonesia dari potensi serangan varian baru Virus Corona bernama Omicron," kata Nur Arifin dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Kemenag Matangkan Rencana Umrah, Ada Skenario Keberangkatan Dipusatkan dari Bandara Soekarno Hatta
Baca juga: Tak Perlu Karantina 14 Hari, Jamaah Umrah Indonesia Bisa Terbang Langsung ke Saudi Mulai 1 Desember
Baca juga: Biaya Umrah Diperkirakan Naik 40 Persen, Termurah Bakal Tembus Rp 37 Juta
Lebih lanjut, Nur Arifin menuturkan bahwa bangsa Indonesia telah berjuang cukup lama untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini.
Kini pun pemerintah telah berhasil menekan laju kasus Covid-19 di Indonesia.
Untuk itu, Nur Arifin berharap agar varian Omicron ini tidak berkembang di Indonesia agar pandemi bisa segera berakhir.
Sehingga, ibadah umrah bisa kembali diselenggarakan dengan aman.
"Karena bangsa Indonesia telah berjuang cukup lama menghadapi wabah Virus Corona dan Alhamdulilah Bapak Presiden dan pemerintah telah berhasil menekan laju Virus Corona."
"Mudah-mudahan, varian baru Omicron tidak berkembang dan segera berakhir di Indonesia dan kita semua aman selamat sehat. Dan semoga umrah dapat segera diselenggarakan dengan aman," ungkap dia.
Demi Kebaikan Bersama
Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan, penundaan ini dilakukan demi kebaikan bersama.
"Penundaan ini tentu keputusan yang pahit. Tapi ini dilakukan demi kebaikan bersama. Kami harap semua bisa memahami dan semoga ada hikmah dari keputusan ini," ujar Hilman melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).
Sebagai regulator dan pengawas penyelenggaraan ibadah umrah, lanjut Hilman, Kemenag terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk terus mengupayakan terselenggaranya ibadah umrah yang sehat dan aman.
Baca juga: Gereja Katedral Purwokerto Banyumas Bikin Pohon Natal Raksasa dari Sapu Lidi, Begini Maknanya
Baca juga: PSIS Semarang Pecat Nerius Alom Gara-gara Beberapa Kali Mangkir Latihan Tanpa Alasan Jelas
Baca juga: Catat! Mobil Tujuan Tempat Wisata di Kudus Bakal Diputar Balik, Khusus 25 Desember dan 2 Januari
Baca juga: Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi Covid 19, Pemkab Kebumen Fasilitasi Pameran Produk Unggulan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jemaah-haji-mengikuti-salat-tarawih-di-sekitar-kabah-13-april-2021.jpg)