Berita Kriminal Hari Ini
Ini Hasil Visum Temuan Jasad Bayi di Kaliwungu Kendal - Hampir Sepekan Meninggal Sebelum Ditemukan
Satreskrim Polres Kendal belum bisa memastikan penyebab kematian bayi dan siapa pelaku pembuangnya.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengungkapkan, hasil visum jasad bayi yang ditemukan meninggal di tepi Jalan Raya Lingkar Kaliwungu, Kendal sudah keluar.
Hasilnya, bayi diperkirakan meninggal dalam kurun waktu 5-7 hari.
Baca juga: Keputusan Resmi Disdikbud Kendal - Libur Semester Sekolah Ditiadakan, Penyerahan Rapor Diundur
Baca juga: Simulasi Pengamanan Gereja Mulai Dilakukan Polres Kendal, Libatkan Satgas Covid-19
Baca juga: Desa Bojonggede Punya Replika Jembatan Lengkung Merah, Bupati Kendal: Bisa Jadi Destinasi Wisata
Baca juga: Dalam Setahun di Kendal, Luasan Lahan Pertanian Berkurang Hingga 3.000 Hektare, Ini Penyebabnya
Dia menduga, bayi tersebut belum lama dilahirkan dengan ditemukannya sisa-sisa plasenta di kain pembungkus bayi.
Namun demikian, AKP Daniel belum bisa memastikan penyebab kematian bayi dan siapa pelaku pembuangnya.
Termasuk ada tidaknya unsur tindak kekerasan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa bayi sebelum dibuang.
"Waktu kematian kurang lebih 5-7 hari," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (15/12/2021).
AKP Daniel menerangkan, kondisi bayi ditemukan dalam keadaan hitam dengan bau menyengat.
Kata dia, faktor cuaca yang lembab terbungkus kain bisa saja mempercepat pembusukan jasad bayi.
Pihaknya sudah menerjunkan tim Resmob untuk melakukan penyelidikan intensif.
"Saat ini sudah kami terjunkan Resmob di lapangan untuk menyelidiki kasus ini."
"Doanya supaya cepat terungkap," ujar dia.
Sebelumnya, diberitakan penemuan jasad bayi laki-laki oleh petugas pemotong rumput di tepi Jalan Raya Lingkar Kaliwungu, siang hari.
Jasad bayi terbungkus kain hitam, dengan kondisi badan berwarna hitam.
Hingga kini belum diketahui siapa yang membuang jasad bayi ini, dan masih dalam penanganan Satreskrim Polres Kendal. (*)
Baca juga: Vaksinasi Ndodok Lawang di Semarang - Bangun Tidur Langsung Ikut Vaksin
Baca juga: Proyek Tol Semarang-Demak Masuk Proses Tender, Belum Ada Solusi untuk Lahan Terendam Air
Baca juga: Hore! Buruh Rokok di Kudus Mulai Terima BLT Cukai Rp 600 Ribu Per Orang
Baca juga: Mamadou Lamarana Diallo Masih Bertahan di Kudus, Tunggu Gaji Lunas Dibayarkan