Breaking News:

Penanganan Corona

Vaksinasi 'Ndodok Lawang' di Semarang - Bangun Tidur Langsung Ikut Vaksin

Mereka mencari para warga yang enggan divaskin tersebut dalam program 'Ndodok Lawang' dengan melibatkan anggota kepolisian. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
POLSEK SEMARANG TIMUR
Tim Vaksinator Puskesmas Bugangan dan Bhabinkamtibmas Polsek Semarang Timur saat melaksanakan vaksinasi door to door kepada warga setempat, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang terus gencarkan vaksinasi jelang libur Nataru terutama menyasar para warga yang enggan divaksin dengan berbagai alasan. 

Mereka mencari para warga yang enggan divaskin tersebut dalam program 'Ndodok Lawang' dengan melibatkan anggota kepolisian. 

Seperti yang dilakukan tim Vaksinator Puskesmas Bugangan dan Bhabinkamtibmas Polsek Semarang Timur. 

Baca juga: Siap-siap, Lapak PKL Mijen Semarang Bakal Ditertibkan, Kebutuhan Pelebaran Jalan Tahun Depan

Baca juga: Proyek Tol Semarang-Demak Masuk Proses Tender, Belum Ada Solusi untuk Lahan Terendam Air

Baca juga: Warga Lamper Tengah Kota Semarang Minta Embung Resapan, Bosan Selalu Kebanjiran saat Hujan Deras

Baca juga: Evaluasi Tahap III PTM Terbatas di Semarang, Terapkan Tes Sampling PCR Kepada Siswa dan Guru

Mereka menyisir warga yang enggan divaksin di wilayahnya. 

Vaksinasi door to door itu, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Semarang Timur, Aipda Sukatmo, berkeliling menggunakan pengeras suara.

Dia melakukan sosialiasi mengajak warga untuk vaksin, Selasa (14/12/2021).

Meski sudah mengajak warga vaksin, petugas masih mendapati beberapa warga yang menolak untuk divaksin, 

Nggak, Saya nggak mau vaksin."

"Banyak yang meninggal habis vaksin," ujar warga pendatang asal Salatiga, Siti Mukayah (63) saat disambangi petugas, Selasa (14/12/2021).

Mukayah berucap, menolak divaksin atas instruksi anaknya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved