Berita Jawa Tengah

Alhamdulillah, Lega Rasanya PPKM Level 3 Batal Diterapkan, PHRI Karanganyar: Semoga Tidak Berubah

Pemkab Karanganyar menunggu kebijakan Pemerintah Pusat adanya semacam reward dan punishment bagi pemerintah daerah dalam hal pencegahan Covid-19. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Pengunjung melintas di depan penginapan di The Lawu Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, sebelum adanya pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia ( PHRI) Kabupaten Karanganyar lega atas pembatalan rencana penerapan PPKM Level 3 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ( Nataru).

Penasehat PHRI Kabupaten Karanganyar'> PHRI Kabupaten Karanganyar, Karwadi menyampaikan, pengunjung sudah melakukan pemesan kamar di sejumlah tempat penginapan 1-2 bulan terakhir.

Akan tetapi dengan adanya rencana kebijakan PPKM Level 3, beberapa pengunjung memilih menunda terlebih dahulu untuk melakukan kunjungan. 

Baca juga: Disdikbud Karanganyar Bakal Kaji Ulang Penundaan Libur Semester, Masih Tunggu SE Resmi Kemendagri

Baca juga: Efektif Mulai 1 Januari 2022, 13 Puskesmas Buka Layanan PDP ODHA Karanganyar, Berikut Daftarnya

Baca juga: Tepergok Ngamar dengan Anak Buah di Banjarnegara, Camat Asal Karanganyar Mengaku sedang Sakit

Baca juga: Grafik Kasus Aktif Corona Meningkat di Karanganyar, Purwati: Warga Agak Lengah Protokol Kesehatan

"Sedikit lega dengan dicabutnya PPKM Level 3."

"Semoga tidak berubah lagi peraturannya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (8/12/2021). 

Dia menuturkan, okupansi saat ini berkisar 30-40 persen.

Dengan adanya pembatalan PPKM Level 3 tersebut diharapkan dapat meningkatkan okupansi selama momen Nataru

Menurutnya, pengelola hotel, resto, dan wisata telah menerapkan protokol kesehatan selama ini.

Selain itu khususnya hotel berbintang di Kabupaten Karanganyar juga telah menerapkan aplikasi Pedulilindungi. 

"Kami tetap mengimbau kepada pengelola supaya tidak euforia berlebihan seperti pesta kembang api," ucapnya. 

Adanya pembatasan kegiatan pada momen Nataru sebelumnya berdampak terhadap tingkat okupansi.

Dia berharap adanya pembatalan PPKM Level 3 dari Pemerintah Pusat menjadi semacam angin segar bagi pelaku usaha pariwisata. 

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengatakan, masih menunggu regulasi secara tertulis terkait aturan dalam rangka pencegahan Covid-19 saat libur Nataru pasca dibatalkannya rencana penerapan PPKM Level 3. 

Pihaknya semula menunggu adanya kebijakan Pemerintah Pusat adanya semacam reward dan punishment bagi pemerintah daerah dalam hal pencegahan Covid-19. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved