Berita Banyumas
Jelang Pilkades Serentak di Banyumas, Polisi Temukan Warga Sebar Garam dan Rusak APK
Upaya menjatuhkan lawan dan gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Banyumas sudah mulai terjadi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Upaya menjatuhkan lawan dan gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Banyumas sudah mulai terjadi.
Catatan Polresta Banyumas, tindakan yang dapat memicu timbulnya konflik itu di antaranya fitnah hingga pengrusakan alat peraga kampanye (APK)
Hal ini disampaikan Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim dalam Deklarasi Pilkades Damai dan Taat Prokes di Pendopo Si Panji, Selasa (30/11/2021).
Deklarasi itu diikuti 81 calon kepala desa (cakades) dari 27 desa di 14 Kecamatan di Banyumas.
Pilkades serentak itu akan digelar 15 Desember 2021 mendatang.
Baca juga: Suka Tenis Meja? Buruan Daftar Kejurkab PTMSI Banyumas, Digelar 11-12 Desember 2021
Baca juga: Rumah Rasem di Kotayasa Banyumas Rata dengan Tanah, Terbakar saat Pemilik Mengikat Sayur
Baca juga: Pilkades Serentak di Banyumas Siap Digelar, Pemilih Dibatasi 500 Orang Per TPS
Baca juga: Jelang Pilkades Serentak, Polresta Banyumas Mulai Awasi Pergerakan Para Botoh
Dihadapan para cakades, Firman berharap, para cakades dapat dewasa dalam momentum pilkades ini.
Di antaranya, tak membuat gaduh atau tindakan yang memicu konflik di masa tenang.
"Yang perlu diwaspadai itu pada masa tenang. Tolong, untuk masa tenang, masa tenang jangan bikin gerakan tambahan," katanya.
Firman juga meminta kaades berlaku profesional, tidak saling menjatuhkan, tidak saling memfitnah, dan tidak membuka aib lawan saat masa kampanye.
Berdasar catatan Polresta Banyumas, terdapat beberapa kejadian pelanggaran menonjol yang sudah terjadi.
Satu di antaranya, pengrusakan banner dari salah satu bakal calon oleh pihak yang belum diketahui.
Adapula relawan calon kades yang menyebar garam yang diduga bentuk praktik supranatural.
Temuan Polresta Banyumas, ada pula cakades yang mengaku dicemarkan nama baiknya karena diberitakan telah mencuri ikan.
"Kami punya catatan, masih ada 17 lagi tetapi cukup ini saja. Saya harap, hal seperti ini berhenti di sini."
"Saya anggap, ini kosong-kosong. Kita buka lembaran baru membangun Banyumas, bukan untuk saling menghujat, saling menjatuhkan," ungkapnya.
Baca juga: Ada Hadiah Undian, Warga Kejobong Purbalingga Antusias Ikut Vaksinasi Covid di Balai Desa Timang
Baca juga: Cerita Anggota Polres Kebumen Ipda Axel Kuliah Magister di Inggris: Diajak Dosen Diskusi Kasus
Baca juga: Mulai Disidangkan, Kakek Bacok Terduga Maling Ikan di Demak Dituntut 2 Tahun Penjara
Baca juga: Kemenag Matangkan Rencana Umrah, Ada Skenario Keberangkatan Dipusatkan dari Bandara Soekarno Hatta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/deklarasi-pilkades-damai-dan-taat-prokes-di-pendopo-sipanji-banyumas-selasa-30112021.jpg)