Breaking News:

Berita Kendal

Omzet Penjualan Serbuk Rempah Warga Kendal Tembus Rp 23 Juta Per Bulan, Ini Kuncinya

Nur Hidayah (32), pengusaha serbuk rempah herbal asal Desa Bulugede, Kendal, berhasil meningkatkan omzet penjualan hingga Rp 23 juta per bulan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Peserta Sekolah Bisnis Muslim (SBM) PD Muhammadiyah Kendal mengikuti prosesi wisuda ke-4, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Nur Hidayah (32), pengusaha serbuk rempah herbal asal Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, berhasil meningkatkan omzet penjualan hingga Rp 23 juta per bulan.

Sebelumnya, omzet usaha serbuk ekstrak herbal milik Nur Hidayah berkisar di angka Rp 11 juta-Rp 12 juta per bulan.

Penjualan produknya mulai meningkat pada Oktober lalu, setelah mengikuti pelatihan Sekolah Bisnis Muslim (SBM) dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal.

Nur Hidayah mengatakan, usaha rempah berupa serbuk ekstrak herbalnya baru berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Hanya saja, pejualannya stagnan di angka belasan juta rupiah setelah pandemi Covid-19 melanda.

Baca juga: Seribuan Rumah di 9 Kelurahan di Kendal Terendam Air, Warga Minta Solusi agar Banjir Tak Terulang

Baca juga: Raperda APBD TA 2022 Telah Disetujui, Bupati Dico: Fokus Kami Kendal Recovery

Baca juga: Dusun Banjaran Zona Merah Covid-19, Bupati Kendal: Bukan Karena Aktivitas PTM Terbatas

Baca juga: Brak Pasar Darurat Weleri Kendal Kembali Roboh, Bupati: Masih Tanggungjawab Kontraktor

Saat PD Muhammadiyah, melalui Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan, menggelar pelatihan wirausaha, Nur Hidayah memanfaatkan.

"Saya melihat peluang belajar untuk meningkatkan usaha lewat pelatihan ini. Saya ikut dan ada banyak peserta lain juga," terangnya usai wisuda SBM, Minggu (28/11/2021).

Perempuan 32 tahun itu melanjutkan, hal penting yang ia dapat dalam pelatihan itu di antaranya, bagaimana teknik memperluas jangkauan pasar agar omzet produk terus meningkat.

Dengan kerja keras dan keyakinan, Nur Hidayah kini sudah bisa ekspor produk serbuk rempah ke berbagai negara. Di antaranya ke Taiwan, Singapura, Hong Kong, dan Jepang.

Sebagian besar produk rempah itu, kata Nur, dipasarkan secara daring melalui beberapa media sosial.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved