Berita Jawa Tengah

Brak Pasar Darurat Weleri Kendal Kembali Roboh, Bupati: Masih Tanggungjawab Kontraktor

Diduga terhempas angin saat penyangga dan pengait 7 brak Pasar Darurat Weleri Kendal belum sempat dipasang ketika dilakukan perbaikan.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Beberapa pekerja sedang memperbaiki bangunan Pasar Darurat Weleri, Kabupaten Kendal, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - 7 dari 17 brak bangunan Pasar Darurat Weleri, Kabupaten Kendal yang diperbaiki kembali roboh, Jumat (26/11/2021).

Diduga terhempas angin saat penyangga dan pengait 7 brak belum sempat dipasang ketika dilakukan perbaikan.

Robohnya bangunan pasar relokasi yang terletak di Terminal Bahurekso Kendal ini merupakan yang kedua kalinya. 

Baca juga: Dusun Banjaran Zona Merah Covid-19, Dinkes Kendal: 23 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Tiga Bocah di Patebon Kendal Dilarikan ke Puskesmas, Tertimpa Dapur Ambruk saat Asyik Bermain

Baca juga: Sepasan Anak Punk Nekat Rampok Minimarket di Kendal buat Modal Nikah

Baca juga: Mimpi Gigi Tanggal Jadi Firasat Pacar Serka Ari sebelum Kabar Prajurit TNI asal Kendal Itu Gugur

Setelah kejadian serupa merobohkan 17 brak pasar darurat pada pertengahan September 2021.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto pun sudah mendapatkan informasi tersebut.

Kata dia, seketika melakukan panggilan telepon Kepala Disdag Kabupaten Kendal untuk memastikan status pembangunannya. 

"Terkait pasar (roboh, red), sudah kami telepon pihak Disdag."

"Kami tanya, sudah serah terima atau belum."

"Katanya belum, jadi masih tanggungjawab kontraktor atau pihak ketiga," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/11/2021).

Dico menegaskan, terkait robohnya sejumlah brak pasar ini dikarenakan beberapa penyangga kerangka bangunan pasar belum seluruhnya terpasang.

Sehingga, rangka bangunan yang baru saja diperbaiki kembali roboh.

Dia memerintahkan pihak Disdag Kabupaten Kendal agar segera merampungkan pembangunan secara optimal.

Karena Dico masih optimis pasar relokasi sementara ini bisa digunakan pada Desember 2021.

"Itu dijadwalkan Sabtu (27/11/2021) dipasang semua penyangga."

"Sekalian tiang ditancap, karena cuaca juga lagi seperti ini, angin juga kencang."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved