Berita Kudus
Jadi Kado di Hari Guru Nasional, Siswa SMP Negeri 1 Kudus Berlomba Lukis Wajah Wali Kelas
Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Kudus berkompetisi menggambar wajah wali kelas mereka sebagai kado di Hari Guru Nasional, Kamis (25/11/2021).
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Kudus berkompetisi menggambar wajah wali kelas mereka sebagai kado di Hari Guru Nasional, Kamis (25/11/2021).
Mereka pun terlihat antusias, bahkan ada yang sampai belajar menggambar dari Youtube.
"Saya suka menggambar sejak kelas 4 SD. Tapi, untuk melukis wajah, baru pertama kali belajar dari Youtube," ujar Felix Aditya (14), siswa kelas Kelas IX A, di sela-sela menggambar, Kamis (25/11/2021).
Menurutnya, menggambar wajah menjadi pengalaman yang mengasyikkan.
Namun, ada bagian-bagian tersulit agar gambarnya sesuai dengan asli.
"Yang sulit ini buat mata dan kacamata bu guru," kata dia yang tengah melukis Nur Hidayati, wali kelasnya.
Baca juga: UMK Kudus 2022 Diusulkan Rp 2.293.058, Naik Sekitar Rp 2.000
Baca juga: Hartopo: APBD Kudus TA 2022 Fokus Program Pemulihan Dampak Covid-19 dan Infrastruktur
Baca juga: Cegah Varian Baru Covid, Bupati Hartopo Minta Perantau di Luar Kudus Tak Mudik saat Libur Nataru
Baca juga: Takut Dampak Vaksinasi Covid, Ratusan Warga Sedulur Sikep di Kudus Belum Bersedia Divaksin
Dia diberi waktu 150 menit untuk menyelesaikan lukisan wajah gurunya tersebut.
Namun, baru 15 menit berlalu, Felix yang terbiasa membuat gambar menggunakan teknik doodle art itu sudah bisa merampungkan bagian wajah.
"Waktunya 2,5 jam, gambarnya harus sudah dikumpulkan," ucapnya.
Selain Felix, Dafi Wifqirrahman (12), siswa kelas VII B, juga ikut kompetisi.
Dia bertugas menggambar wali kelasnya, Antarsih.
Dia mengaku, melukis lekukan wajah menjadi bagian tersulit.
"Paling sulit menggambar lekukan wajah, biar mirip," ucap dia.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kudus Ahadi Setiawan menyampaikan, selain lomba melukis wajah, untuk memeriahkan Hari Guru Nasional, pihak sekolah juga menggelar lomba memasak, merangkai bunga, serta menyajikan makanan.
Menurutnya, lomba melukis wajah diikuti 24 siswa yang mewakili kelasnya masing-masing.