Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Tetapkan Level 3 PPKM di Seluruh Indonesia saat Libur Nataru, Ini Kata Epidemiolog

Pemerintah bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia, 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Suasana di Simpang Pasar Wage Purwokerto, Kamis (8/7/2021). Simpang Pasar Wage Purwokerto menjadi satu titik penyekatan Ring 1 yang ditutup total selama perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus mendatang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia, 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Penerapan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia ini dilakukan untuk mencegah lonjakan Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pengumuman terkait pemberlakuan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada Libur Nataru, Rabu (17/11/2021).

"Nantinya, seluruh wilayah di Indonesia, baik yang berstatus PPKM Level 1 maupun 2, akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM Level 3," kata Muhadjir.

Baca juga: Kebumen Berstatus Level 2 PPKM, Pagelaran Wayang Kulit Sudah Diizinkan Digelar

Baca juga: Pemkab Purbalingga Targetkan PPKM Level 1 Tercapai Akhir Tahun, Ini yang Dilakukan

Baca juga: Ingin Banyumas Turun ke Level 1 PPKM, Bupati Husein Targetkan Vaksinasi Covid di November 70 Persen

Baca juga: Banyak Tempat Usaha Langgar Jam Malam PPKM Level 1, Satpol PP Kota Semarang Terjunkan Intel

Muhadjir mengatakan, akan ada pembatasan kegiatan selama libur Nataru.

Misalnya membatasi kegiatan pesta kembang api, pawai, dan arak-arakan yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar.

Terkait kebijakan ini, Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menilai, penerapan PPKM Level 3 secara serentak selama libur Nataru memang perlu dilakukan.

Menurut Dicky, dari segi efektivitas, levelling PPKM yang akan diterapkan bisa membantu mencegah meningkatnya kasus Covid-19.

Akan tetapi, Dicky mengingatkan, yang terpenting adalah bagaimana penerapan 3T (tracking, tracing, dan treatment), 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas) dan upaya vaksinasi. Ia menilai, strategi baik lockdown maupun PPKM hanya akan bersifat momentum.

Ketika hanya strategi itu yang diterapkan maka setelah lockdown atau PPKM selesai, kasus bisa kembali bertambah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved