Penanganan Corona

10 Daerah di Jateng Diminta Kebut Target Vaksinasi Lansia, Ini Kata Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta sepuluh daerah di Jawa Tengah untuk mengejar target vaksinasi untuk lansia.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta sepuluh daerah di Jawa Tengah untuk mengejar target vaksinasi lansia karena capaiannya masih di bawah 40 persen.

Sementara untuk capaian vaksinasi umum hanya menyisakan satu daerah yang belum 50 persen.

Beberapa daerah itu diberi waktu dua hari untuk menyelesaikan target.

Baca juga: BNPT Gagas Konsep KKTN di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar: Pasti Kami Dukung

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Gubernur Ganjar Beri Warning 10 Kabupaten. Diberi Waktu 2 Hari

Baca juga: Ganjar Minta Pemda Prioritaskan Tempat Pengungsian, Hadapi Banjir Rob di Pekalongan

Baca juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Video Viral Bupati Banyumas Soal OTT KPK: Pencegahan Dimulai Diri Sendiri

"Masih ada sekira10 kabupaten/kota yang belum 50 persen untuk lansia, masih di bawah 40 persen."

"Kesepuluh daerah itu kita minta mengejar untuk yang lansia dan melakukan percepatan."

"Stok vaksin kita sekarang banyak banget."

"Silakan lakukan serangan yang lebih masif lagi."

"Mudah-mudahan dua hari ini bisa selesai," kata Ganjar seusai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/11/2021).

Kesepuluh daerah tersebut meliputi Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus.

Sementara satu kabupaten yang vaksinasi umum belum di atas 50 persen adalah Kabupaten Banjarnegara.

"Sepuluh daerah itu khusus lansia, kalau yang untuk umum tinggal Banjarnegara negara saja."

"Dugaan saya sih, besok saja sudah bisa 50 persen."

"Saya juga minta agar semua mengambil vaksin agar bisa jalan," kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan, capaian target vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara masih rendah dikarenakan saat memulai terbilang lambat.

Maka dari itu sekarang diminta melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan.

"Banjarnegara itu penyebabnya dulu start agak lambat."

"Maka sekarang kita gaspol."

"Ternyata Plt Bupatinya oke banget dan dikerahkan semuanya bahkan sampai malam dan libur pun berjalan."

"Hasilnya sudah kelihatan, kita tinggal bantu percepatan."

"Dia harus menebus keterlambatan yang dulu."

"Itu saja," jelas Ganjar.

Sementara itu, Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, capaian vaksinasi itu mempengaruhi level PPKM di tiap daerah.

Sementara untuk alokasi vaksin disesuaikan dengan kecepatan penyuntikan.

Jadi untuk Banjarnegara dan Pemalang itu ditarget pada Rabu (17/11/2021) harus selesai atau mencapai target untuk lansia.

"Kabupaten Tegal pagi ini sudah 50 persen."

"Banjarnegara dan Pemalang ditarget Rabu (17/11/2021) selesai," katanya.

Yulianto menambahkan, untuk kasus Banjarnegara itu target sehari seharusnya bisa mencapai 11.685.

Namun berdasarkan data sebelum 11 November 2021 hanya mampu menyuntikkan vaksin sebanyak 2 ribu sampai 3 ribu.

"Sebelum dilakukan percepatan itu cuma bisa 2 ribu sampai 3 ribu per hari."

"Sejak tanggal 11 November 2021 mulai naik jadi 8 ribu per hari, lalu pada 12, 13, dan 14 November 2021 sudah bisa di atas 16 ribu per hari."

"Kalau bisa konsisten seperti ini justru akhir tahun Banjarnegara sudah selesai vaksinnya," katanya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Lolos 10 Besar Liga 3 Jateng, Persip Pekalongan Berencana Tambah 4 Pemain

Baca juga: Kehidupan Pesisir Kota Pekalongan Terpotret di Film Alang Alang, Diputar di Layar Lebar Awal 2022

Baca juga: Motor Tabrak bagian Belakang Truk Boks di Jalan Pantura Kendal, 1 Orang Tewas dan 1 Terluka

Baca juga: Bakal Jadi Pertama di Indonesia, Kendal Miliki Kawasan Integrated UMKM Center, Dibangun Tahun Depan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved