Berita Jawa Tengah
BNPT Gagas Konsep KKTN di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar: Pasti Kami Dukung
"Tugas saya membantu BNPT di daerah. Kita bantu sampai tuntas termasuk permodalan, pelatihan, sampai pemasaran," katanya.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung konsep Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN) di Jawa Tengah yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Konsep tersebut merupakan langkah penanggulangan kejahatan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan termasuk reintegrasi sosial eks napiter.
Baca juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Video Viral Bupati Banyumas Soal OTT KPK: Pencegahan Dimulai Diri Sendiri
Baca juga: Ganjar Minta Pemda Prioritaskan Tempat Pengungsian, Hadapi Banjir Rob di Pekalongan
Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Gubernur Ganjar Beri Warning 10 Kabupaten. Diberi Waktu 2 Hari
Baca juga: Soal Kenaikan UMK 2022, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo Usai Dialog dengan Perwakilan Buruh
"Kita sambut baik."
"BNPT sudah punya program, tinggal kita berperan, sharing-lah ya."
"Kalau bicara bisnis, tadi teknisnya itu lahan di mana nanti akan kami usulkan ke beliau maka ada assessment di awal."
"Terus itu nanti kita coba desain di beberapa tempat."
"Prinsipnya kita akan dukung."
"Kami juga sepakat untuk bagaimana nantinya mencegah karena ini penting dari edukasi dan lain sebagainya," kata Ganjar seusai menerima Kepala BNPT, Boy Rafli Amar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/11/2021).
Ganjar menjelaskan, beberapa contoh pendampingan reintegrasi sosial dan deradikalisasi kepada eks napiter sudah ada.
Pola-pola tersebut tinggal direplikasi dan dipadukan dengan konsep dari BNPT.
Kerja sama Pemda dengan BNPT dengan melibatkan Kesbangpol, Kesra, UMKM, dan Perindustrian diperlukan agar para eks napiter bisa mandiri setelah kembali ke masyarakat.
"Beberapa tadi yang sudah ada di masyarakat dan nanti yang akan keluar juga akan bekerja sama agar kita dapat informasi itu dari BNPT."
"Terus kita edukasi agar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan bermasyarakat secara baik."
"Tugas negara adalah melindungi masyarakatnya begitu dan biar orang lain tahu," katanya.
Ganjar menambahkan, dalam konsep pembangunan kesejahteraan tersebut, pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh.