Berita Hiburan
Selamat! Remaja Asal Banyumas Athifa Sahnaz Ramadhani Jadi Runner Up Putri Remaja Indonesia 2021
Athifa Sahnaz Ramadhani, remaja asal Kabupaten Banyumas, berhasil menyabet juara dua dalam final Pemilihan Putri Remaja Indonesia.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Athifa Sahnaz Ramadhani, remaja asal Kabupaten Banyumas, berhasil menyabet juara dua dalam final Pemilihan Putri Remaja Indonesia yang digelar 3-7 Nov 2021 di Jakarta.
Dara yang akrab disapa Shyfa itu menjadi wakil Jawa Tengah setelah menjuarai audisi Putri Remaja Jawa Tengah, 14 Maret lalu, di Cilacap.
Dalam Pemilihan Putri Remaja Indonesia, gadis kelahiran Semarang, 1 Desember 2002, itu memperkenalkan batik Banyumas ke kancah nasional.
"Bahkan, batik Banyumas yang kami bawa akhirnya dijadikan kenangan oleh para juri dan host," ujar Any Rachmawati, Ibunda Shyfa, dalam rilis yang diterima, Selasa (16/11/2021).
Baca juga: Tol Yogya-Cilacap Bakal Lewati 3 Kecamatan di Banyumas, Khusus Sumpiuh Jadi Perhatian karena Banjir
Baca juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Video Viral Bupati Banyumas Soal OTT KPK: Pencegahan Dimulai Diri Sendiri
Baca juga: Pemkab Banyumas Catat Pertumbuhan Ekonomi 2020 Minus 1,65 Persen, Ini Penyebabnya
Baca juga: Semua Objek Wisata di Banyumas Sudah Dibuka, Ini Hasil Evaluasi Dinporabudpar selama 1 Bulan
Di ajang tersebut, putri pasangan Mohamad Teguh Riyadi dan Any Rachmawati itu bersaing dengan 42 remaja putri dari seluruh Indonesia.
Dihadapan dewan juri, Shyfa berhasil menunjukkan kelebihan.
Remaja yang mempunyai hobi berkuda dan menembak itu pun bangga bisa berpartisipasi dan meraih runner up di ajang tersebut.
"Seneng banget bisa ikut acara itu. Apalagi, ada Putri Indonesia yang datang sebagai juri. Jadi, di situ bisa belajar banyak hal," kata mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed Purwokerto itu.
Dalam kegiatan tersebut, Shyfa dan peserta lain menjalani karantina selama tiga hari di Jakarta.
Selama karantina, mereka mendapat materi pelajaran, di antaranya terkait sikap atau perilaku (attitude) serta berbicara di muka umum.
"Kami diajari benar-benar selayaknya putri. Apalagi, di situ, kami bisa bertemu banyak teman."
"Kalau juara dua, nggak nyesel juga sih. Apalagi, saingannya pinter-pinter banget, selain cantik, dari cara ngomongnya mereka juga sudah keren."
"Aku pasti bangga punya pengalaman tersendiri," ujar warga Karang Klesem, Kecamatan Purwokerto Selatan itu.
Dalam ajang tersebut, Athifa menceritakan, juri memberi penilaian dari berbagai aspek, di antaranya, talent show, pidato, kelas, debat, dan interview putri Indonesia.
"Kalau aku, kebetulan, mempertontonkan tari kontemporer, tari daerah dikolaborasikan dengan tarian modern."
"Aku juga bawa batik khas Banyumas banyak banget," ujarnya.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Gubernur Ganjar Beri Warning 10 Kabupaten. Diberi Waktu 2 Hari
Baca juga: Kehidupan Pesisir Kota Pekalongan Terpotret di Film Alang Alang, Diputar di Layar Lebar Awal 2022
Baca juga: Merasa Diteror Banjir Rob, Warga Tambaklorok Kota Semarang Minta Pembangunan Tanggul Laut Diwujudkan
Baca juga: Gabung Kembali dengan PSIS Semarang, Imran Dikabarkan Geser Posisi Ian Gillan sebagai Pelatih Kepala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/athifa-sahnaz-ramadhani-juara-dua-pemilihan-putri-remaja-indonesia-selasa-16112021.jpg)