PSIS Semarang
Gabung Kembali dengan PSIS Semarang, Imran Dikabarkan Geser Posisi Ian Gillan sebagai Pelatih Kepala
Bergabungnya kembali Imran Nahumarury di PSIS Semarang menghadirkan rumor yang bersangkutan bakal menggeser Ian Gillan sebagai pelatih kepala.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bergabungnya kembali Imran Nahumarury di PSIS Semarang menghadirkan rumor yang bersangkutan bakal menggeser Ian Gillan sebagai pelatih kepala.
Apalagi, mulai Senin (15/11/2021), Imran terlihat memimpin latihan tim di Stadion Citarum, Kota Semarang.
Sebelumnya, Imran absen dalam lima laga PSIS Semarang atau selama series dua BRI Liga 1 2021/2021 berlangsung.
Sebelum pelatih Ian Gillan tiba di Semarang, Imran memimpin Laskar Mahesajenar mengarungi kompetisi Liga 1 series pertama.
Baca juga: Imran Nahumarury Batal Hengkang, Mulai Dampingi Ian Gillan Latih Skuad PSIS Semarang
Baca juga: Jelang Laga Hadapi Persikabo di Liga 1 2021, PSIS Semarang Solidkan Trio Lini Depan
Baca juga: Kritik Panser Biru Buat PSIS Semarang - Ada Perbedaan Gaya Permainan di Seri Pertama dan Kedua
Baca juga: Wallace Costa Sebut Series Ketiga Jadi Momentum Kebangkitan PSIS Semarang, Syaratnya Tetap Fokus
Dalam kepelatihan Imran, skuad PSIS Semarang mencatatkan laga tak pernah kalah.
Namun, Imran kemudian mengajukan cuti setelah Ian Gillan tiba di Indonesia.
Saat cuti tersebut, Imran sempat mengajukan surat pengunduran diri kepada manajemen PSIS Semarang.
Kabar yang beredar, keinginan Imran hengkang tak direstui manajemen klub.
Seiring kedatangannya, muncul isu Imran bakal menggeser posisi Ian Gillan sebagai pelatih kepala.
Sementara, Ian Gillan akan menjabat posisi direktur teknik.
Dikonfirmasi terkait kabar ini, Komisaris PSIS Junianto membenarkan. Memang ada opsi mengangkat Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala.
"Iya, coach Imran sudah kembali dan sudah gabung dengan anak-anak. Iya (Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala, red)," kata Junianto.
Jika berdasarkan lisensi kepelatihan, Imran Nahumarury memegang lisensi A AFC.
Meski berbeda dari Ian Gillan yang memegang lisensi AFC Pro, Imran tetap layak memenuhi kualifikasi sebagai pelatih kepala di kompetisi BRI Liga 1.
Baca juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Video Viral Bupati Banyumas Soal OTT KPK: Pencegahan Dimulai Diri Sendiri
Baca juga: Jadi Korban Pinjol Ilegal? Hubungi Nomor Telepon Ini, Langsung Terhubung dengan Polres Tegal Kota
Baca juga: Pemkab Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, Berlaku Tiga Bulan Mulai 9 November
Baca juga: Bupati Kebumen Pernah Dididik di Satuan Brimob, Terungkap saat Syukuran Peringati HUT Ke-76 Brimob
Di kompetisi musim ini, syarat sebagai pelatih kepala berdasarkan regulasi Liga 1 musim ini pada pasal 32 tentang dokumen pendaftaran official, sekurang-kurangnya memiliki sertifikat AFC A Coaching, UEFA A Licenece, atau yang setara yang mendapatkan pengakuan dari AFC yang dibuktikan dengan dokumen RECC (Recreation of Experience and Current Competence).