Breaking News:

Berita Semarang

Merasa Diteror Banjir Rob, Warga Tambaklorok Kota Semarang Minta Pembangunan Tanggul Laut Diwujudkan

Banjir rob yang melanda Tambaklorok layaknya teror bagi Kiswanti dan warga lain yang tinggal di wilayah tersebut.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
Dua warga RT 04 RW 15 Tambak Lorok, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, menembus banjir rob yang menggenangi permukiman, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang wanita paruh baya duduk termenung di depan rumah yang terletak di RT 04 RW 15 Tambaklorok, Kelurahan Tanah Mas, Semarang Utara, Selasa (16/11/2021).

Wajah wanita berambut ikal pendek itu nampak pucat, menatap jalan depan rumah yang terendam air dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.

Wanita tersebut adalah Kiswanti (52), satu di antara warga Tambaklorok yang dihadapkan pada kondisi banjir rob selama bertahun-tahun.

Banjir rob yang melanda Tambaklorok layaknya teror bagi Kiswanti dan warga lain yang tinggal di wilayah tersebut.

Pasalnya, banjir rob selalu datang saat warga tertidur lelap dan tidak bisa diprediksi waktunya. Kondisi ini terjadi hampir dua tahun terakhir.

Baca juga: Gelombang Tinggi Rusak 15 Kapal Nelayan di Tambaklorok Semarang, Nelayan Pilih Bekerja di Proyek

Baca juga: Kontainer Bermuatan Drum Lepas saat Truk yang Membawa Ngepot Berbelok ke Tol Gayamsari Semarang

Baca juga: Diadang dan Nyaris Bentrok dengan Ormas, Satpol PP Kota Semarang Batal Tertibkan Karaoke Liar

Baca juga: Tempat Wisata dan Kafe di Kota Semarang Kian Ramai, Disbudpar Minta Pengelola Tetap Waspadai Covid

Alhasil, perekonomian, aktivitas warga, hingga kesehatan warga, terganggu.

"Banjir rob selalu jadi pikiran dan penghalang aktivitas warga. Hari ini saja, mendadak datang dan air masuk sampai ke kamar, semua ruangan di dalam rumah," katanya saat ditemui, Selasa pagi.

Kondisi tersebut membuatnya acapkali berjibaku membersihkan rumah, dari air dan sampah yang dibawa banjir rob.

"Capek seperti ini terus. Pagi ini saja, baru selesai membersihkan rumah."

"Dua tahun terakhir, banjir rob semakin parah dan semakin jadi beban pikiran," keluh dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved