Selasa, 21 April 2026

Berita Purbalingga

Buka Diklatsar Satgas Karang Taruna, Bupati Purbalingga Ingin Anak Muda Jadi Agen Perubahan

Keberadaan Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Peserta Diklat Satgas Karang Taruna Purbalingga mengikuti upacara pembukaan di Buper Munjulluhur, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Keberadaan Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Purbalingga.

Anggota Karang taruna diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi generasi muda, menjadi agen perubahan, serta berkontribusi dalam pembangunan.

"Karang Taruna tidak hanya sebagai obyek pembangunan tetapi para pemuda, generasi muda yang ada di dalamnya, bisa ikut sebagai subyek pembangunan itu sendiri," ujar Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat membuka Diklat Satgas Karang Taruna di Buper Munjulluhur, Sabtu (30/10/2021) pagi.

Baca juga: Pengurus PD Prima-DMI Purbalingga Dilantik, Diharapkan Bentengi Remaja Masjid dari Paham Radikal

Baca juga: Kartu Prakerja Purbalingga Mulai Tunjukkan Hasil, 132 Peserta Jadi Wirausaha dan Pekerja Pabrik

Baca juga: Hafal Teks Sumpah Pemuda, Dua Pemotor Dapat Helm Gratis dari Satlantas Polres Purbalingga

Baca juga: Bupati Tiwi Imbau Warga Tidak Jualan di Bantaran Sungai, Pasca Bencana di Tunjungmuli Purbalingga

Diklat Satgas Karang Taruna diselenggarakan selama dua hari, yaitu Sabtu (30/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Kegiatan ini diikuti 98 orang yang berasal dari perwakilan 18 kecamatan se-kabupaten Purbalingga.

Diharapkan, pelaksanaan diklat satgas Karang Taruna selama dua hari mampu melahirkan kader-kader Karang Taruna yang unggul, berkualitas, dan mempunyai rasa nasionalisme tinggi.

Tiwi, sapaan bupati, mengatakan, Satgas Karang Taruna harus bisa menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjaga ideologi Pancasila.

"Karang Taruna merupakan aset bangsa, aset bagi Kabupaten Purbalingga. Harus bisa menjaga NKRI dan ideologi Pancasila," imbuhnya sebagaimana dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu.

Diakui bupati, selama ini, Karang Taruna telah bersinergi, bermitra dengan pemerintah, sehingga kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di wilayah tersebut dapat berjalan lancar.

Bupati pun mengapresiasi dan berterima kasih kepada ketua dan pengurus Karang Taruna, dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa.

"Tentunya, berkat sengkuyung kader-kader Karang Taruna yang ada di Kabupaten Purbalingga," katanya.

Baca juga: Mulai 1 November, Makam Gus Dur Dibuka untuk Peziarah Umum: Harus Sudah Terima Vaksin Covid Lengkap

Baca juga: Bupati Husein Luncurkan Kopi Seruni, Ingin Jadi Kopi Andalan Banyumas

Baca juga: Sejarah Menabung Indonesia: Celengan Ada sejak Majapahit, Perbankan Dikembangkan 2 Tokoh Pekalongan

Baca juga: Komdis PSSI Tangani Dugaan Pengaturan Skor di Perserang, Sanksi Seumur Hidup Ancam Pemain Terlibat

Pembina Fungsional Karang Taruna Purbalingga Raditya Widayaka mengatakan, Diklat Satgas Karang Taruna digelar bertujuan meningkatkan patriotisme dan meneguhkan nasionalisme.

Kemudian, menjadi manusia yang bermartabat dengan memegang teguh 4 pilar kebangsaan; UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Tidak lupa, menanamkan jiwa kepemimpinan dan semangat berjuang dalam mendukung tugas utama Karang Taruna.

Instruktur Diklat Satgas berasal dari unsur TNI/KODIM 0702 Purbalingga.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved