Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Delapan Orang Terluka Tertimpa Longsor Susulan di Desa Biting Banjarnegara, Mereka Lagi Kerja Bakti

Nahas longsor susulan itu terjadi saat sejumlah warga menggelar kerja bakti membersihkan material karena longsor sebelumnya. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Petugas BPBD menjenguk korban longsor di Desa Biting, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (23/10/2021) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Peristiwa longsor terjadi di Dusun Ngembel, Desa Biting, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (23/10/2021). 

Nahas longsor susulan itu terjadi saat sejumlah warga menggelar kerja bakti membersihkan material karena longsor sebelumnya. 

Sejumlah warga tertimpa longsoran.

Baca juga: Haris Ditemukan Dua Kilometer dari Lokasi Awal Berenang, Insiden Maut Sungai Bermali Banjarnegara

Baca juga: Gilang Meninggal Tertimpa Longsor Saat Tidur Bersama Kakak - Cerita Sedih Warga Banjarnegara

Baca juga: Detik-detik Bocah 3 Tahun di Banjarnegara Tewas Tertimbun Longsor: Tidur Dipeluk Kakak di Kamar

Baca juga: Balita Jadi Korban Longsor di Desa Mlaya Banjarnegara, Berikut Informasi Lengkap RAPI Punggelan

Mereka terlambat mengevakuasi diri saat tebing di atas mereka runtuh. 

Delapan warga mengalami luka akibat insiden ini.

Dua di antaranya mengalami luka sedang.

Mereka sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. 

Sebuah rumah juga mengalami rusak ringan dan rumah lainnya rusak sedang karena bencana itu. 

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya tanah longsor.

Intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini perlu diperhatikan, khususnya bagi masyarakat Banjarnegara yang tinggal di daerah pegunungan atau di sekitar tebing.

"Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk waspada."

"Itu karena curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini bisa memicu terjadinya longsor," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (23/10/2021).

Dia juga meminta masyarakat segera menghubungi pemerintah setempat atau pihak terkait jika tejadi bencana atau ada potensi bencana di lingkungannya. 

Hal ini untuk mencegah serta meminimalisasi risiko dari bencana semisal jatuhnya korban jiwa maupun kerugian ekonomi.

Data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Banjarnegara, sejak Kamis (21/23/2021) sudah terjadi 12 titik longsor di wilayah Kabupaten Banjarnegara dengan satu korban meninggal dunia. (*)

Baca juga: Terbanyak September 2021, Tercatat Ada 1.500 Pelanggar Terekam Kamera ETLE Satlantas Polres Kebumen

Baca juga: Cilacap Rawan Bencana Tsunami, BMKG Kenalkan Aplikasi Sirita, Cara Gunakan Sangat Mudah Loh

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Banyumas Ajak Santri Terus Berkarya untuk Indonesia

Baca juga: Oknum Penasihat Hukum di Purwokerto Positif Sabu, Terjaring saat Razia BNNK Banyumas di Tempat Kos

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved