Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Cilacap

Cilacap Genjot 19 Desa Wisata, Targetkan Titik Nol KM Jadi Magnet Baru Wisatawan

Disparpora Cilacap kembangkan 19 desa wisata dan kawasan heritage titik nol kilometer untuk gerakkan ekonomi masyarakat dan tarik wisatawan.

Tayang:
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Rustam Aji
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
KEMBANGKAN DESA WISATA - Kampung Prapen di Desa Pesanggrahan Kecamatan Kroya, salah satu desa wisata unggulan di Cilacap, April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Cilacap terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
  • Beragam potensi wisata alam, budaya, hingga kawasan heritage kini mulai dimaksimalkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
  • Untuk kategori desa wisata maju, terdapat Desa Jetis dan Desa Karangmangu yang dinilai telah memiliki pengelolaan wisata cukup baik.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap mempercepat pengembangan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Saat ini, sebanyak 19 desa wisata tengah didorong untuk naik kelas guna memaksimalkan potensi alam dan budaya yang dimiliki wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Cilacap, Budi Narimo, menyatakan bahwa pengembangan ini dilakukan dengan mengklasifikasikan desa wisata ke dalam tiga kategori: maju, berkembang, dan rintisan.

“Kami mendorong kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan pengelola agar promosi potensi wilayah lebih masif. Harapannya, wisata bukan hanya ramai, tapi benar-benar meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Budi, Sabtu (9/5/2026).

Pemetaan Desa Wisata

Hingga saat ini, kategori desa wisata maju dipimpin oleh Desa Jetis dan Desa Karangmangu yang dinilai telah memiliki tata kelola mandiri. Sementara itu, kategori berkembang meliputi Desa Sindangbarang, Tambaksari, Pesanggrahan, dan Gentasari.

Adapun kategori rintisan tersebar di berbagai titik seperti Desa Bunton, Welahan Wetan, Widarapayung Wetan, hingga Panisihan. Budi mengakui, meski memiliki keindahan yang kompetitif, penggalian potensi selama ini masih terkendala beberapa faktor teknis.

Baca juga: Polisi Ringkus Geng Pengeroyok di Blora: Pelaku Utama Bersenjata Celurit Tertangkap di Bojonegoro

Magnet Baru: Kawasan Heritage dan Titik Nol

Selain wisata alam, Pemkab Cilacap mulai melirik kawasan heritage dan Titik Nol Kilometer Kota Cilacap sebagai ikon baru. Kawasan ini dilaporkan mulai menjadi magnet kerumunan massa, terutama pada momentum libur nasional dan pergantian tahun.

Sebagai langkah konkret penguatan ekosistem wisata kota, Disparpora berencana membangun fasilitas penunjang baru di kawasan tersebut.

“Kami berencana membangun gedung kesenian outdoor. Ruang ini akan menjadi wadah pertunjukan seni, musik, dan berbagai kegiatan publik di kawasan heritage,” jelas Budi.

Melalui integrasi antara desa wisata dan penataan ikon kota, Pemkab Cilacap optimistis sektor pariwisata akan menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan aktivitas usaha masyarakat lokal di masa depan. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved