Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banyumas

Stasiun Kutoarjo Kian Sibuk, Volume Penumpang Tembus 116 Ribu per Bulan pada 2026

Saat ini, Stasiun Kutoarjo melayani sebanyak 82 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dengan berbagai pilihan layanan

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Ist. Daop 5 Purwokerto.
KEPADATAN STASIUN KUTOARJO - Suasana aktifitas kedatangan dan keberangkatan di Stasium Kutoarjo, Sabtu (9/5/2026). lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Kutoarjo yang kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai gerbang transportasi utama Kabupaten Purworejo sekaligus simpul strategis jalur selatan Jawa. 

Ringkasan Berita:
  • Stasiun Kutoarjo kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai gerbang transportasi utama Kabupaten Purworejo sekaligus simpul strategis jalur selatan Jawa.
  • Mobilitas masyarakat melalui jalur kereta api di wilayah selatan Pulau Jawa terus menunjukkan peningkatan.
  • Pada 2023, rata-rata volume penumpang tercatat sebanyak 77.117 orang per bulan.
  • Angka tersebut meningkat menjadi 92.354 penumpang pada 2024, lalu kembali naik menjadi 97.408 penumpang pada 2025.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mobilitas masyarakat melalui jalur kereta api di wilayah selatan Pulau Jawa terus menunjukkan peningkatan.

Hal itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Kutoarjo yang kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai gerbang transportasi utama Kabupaten Purworejo sekaligus simpul strategis jalur selatan Jawa.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto⁠, M. As’ad Habibuddin mengatakan, rata-rata volume penumpang berangkat dan datang di Stasiun Kutoarjo terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Pada 2023, rata-rata volume penumpang tercatat sebanyak 77.117 orang per bulan.

Angka tersebut meningkat menjadi 92.354 penumpang pada 2024, lalu kembali naik menjadi 97.408 penumpang pada 2025.

"Bahkan hingga April 2026, rata-rata volume penumpang sudah mencapai 116.672 orang per bulan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis, Sabtu (9/5/2026). 

Menurut As’ad, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan efisien.

Sebagai salah satu stasiun besar di jalur selatan Pulau Jawa, Stasiun Kutoarjo memiliki posisi penting dalam jaringan perkeretaapian nasional.

Selain menghubungkan berbagai kota besar, stasiun ini juga menjadi pusat mobilitas masyarakat di wilayah Purworejo dan sekitarnya untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga pariwisata.

Baca juga: 19 Perlintasan KA di Blora Belum Ada Palang Pintu: Terkendala Anggaran, Satu Titik Butuh Rp 200 Juta

"Lokasinya yang strategis menjadikan Stasiun Kutoarjo sebagai pilihan utama masyarakat dalam mengakses layanan transportasi kereta api," jelasnya.

Saat ini, Stasiun Kutoarjo melayani sebanyak 82 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dengan berbagai pilihan layanan, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, hingga layanan premium seperti Suite Class Compartment dan Panoramic.

Selain itu, stasiun ini juga melayani perjalanan KA lokal Prambanan Ekspres atau Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo pulang pergi.

Dari Stasiun Kutoarjo, pelanggan dapat menikmati konektivitas langsung menuju berbagai kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang hingga Banyuwangi.

KAI juga menghadirkan layanan kereta api bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) guna memberikan tarif perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Untuk perjalanan menuju Jakarta, masyarakat dapat menggunakan KA Bengawan dengan tarif mulai Rp70.000 hingga Rp74.000.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved