Penanganan Corona
Mengapa Semarang Belum Nol Kasus Covid-19? Ini Penjelasan Moh Abdul Hakam
Pekan ketiga, DKK Semarang melakukan random sampling ke perkantoran untuk meminimalisir penularan di tempat kerja.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
Pekan ketiga, dinas melakukan random sampling ke perkantoran untuk meminimalisir penularan di tempat kerja.
Sedangkan, sasaran pada pekan keempat yakni tempat-tempat umum dan pariwisata.
Dalam sepekan, pihaknya melakukan random sampling sekira 17 ribu orang.
"Bulan kemarin kami hampir setiap hari di angka 3.800."
"Sehingga, sepekan yang dilakukan teman-teman sampai 17-20 ribu," sebut Hakam. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Optimalkan PAD Karanganyar, Waktunya Masifkan Digitalisasi Transaksi Keuangan, Ini Caranya
Baca juga: 2.523 Ibu Hamil di Karanganyar Sudah Divaksin Covid, Belum Ada Keluhan KIPI
Baca juga: Polres dan Pemkab Kebumen Tanam Mangrove di Pantai Logending, Upaya Mageri Segoro Tak Masuk Daratan
Baca juga: ASN di Kebumen Terima Kenaikan Pangkat, Bupati: Saya Tak Menerima Uang Sepeser Pun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-kota-semarang-moh-abdul-hakam-jumat-1092021.jpg)