Berita Semarang
Petugas Lapas Semarang Temukan Bungkusan Dilakban di Branggang, Saat Dibuka Ada Sabu 100 Gram
Petugas Lapas Kelas I Semarang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas, Selasa (5/10/2021).
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas, Selasa (5/10/2021).
Sabu seberat 100 gram yang dikemas dalam bungkusan tersebut diselundupkan ke dalam lapas lewat cara dilempar dari luar tembok belakang, pada malam hari.
Kepala Lapas Kelas I Semarang Supriyanto mengungkapkan, kejadian berawal ketika Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Suparno dan Komandan Jaga Eko Wasito, melakukan kontrol keliling di area branggang belakang lapas, sekitar pukul 09.00 WIB.
Branggang merupakan area sekat antara tembok terluar lapas dengan bagian lapas.
"Kecurigaan bermula ketika petugas menemukan bungkusan plastik hitam yang dilapisi lakban di semak-semak. Bungkusan tersebut kemudian diamankan," kata Supriyanto, dalam keterangannya.
Baca juga: Petugas Lapas Semarang Temukan Bungkusan di Area Branggang, Saat Dibuka Berisi 195 Butir Pil Koplo
Baca juga: Cegah Kebakaran seperti di Lapas Tangerang, Ini yang Dilakukan Lapas Semarang
Baca juga: Mabuk dan Lempari Pengendara di Kota Lama Semarang, Pekerja Proyek Berurusan dengan Tim Elang Utara
Baca juga: Berjualan di Daerah Larangan di Sekitar Pasar Simongan Kota Semarang, 73 PKL Ditertibkan
Usai bungkusan diamankan, Suparno kemudian menghubungi kepala lapas untuk berkoordinasi dengan Polsek Ngaliyan dan Polrestabes Semarang karena diduga barang tersebut adalah narkotika yang akan diselundupkan.
"Setelah dibuka, bungkusan itu berisi sabu seberat 100 gram. Barang tersebut diduga dilempar dari luar tembok belakang lapas pada malam hari," jelasnya.
Barang bukti berupa sabu 100 gram tersebut kemudian diserahkan ke Polrestabes Semarang untuk pengembangan kasus.
Diakuinya, upaya penyelundupan narkotika, akhir-akhir ini kian marak.
Untuk mencegah kejadian terus terulang, pihak lapas telah memasang tembok pagar tambahan yang sudah dimulai dari samping utara lapas yang bersampingan langsung dengan jalan raya.
Ke depannya, akan ditambah lagi tembok pagar tambahan di belakang lapas yang berbatasan dengan lahan kosong milik warga sekitar.
"Barang tersebut tidak akan sampai blok hunian kalau dilempar ke dalam karena jarak yang terlalu jauh dan akan segera diamankan petugas lapas apabila ditemukan," terangnya. (*)
Baca juga: NIK Belum Aktif, Seribuan Warga Gebog Kudus Gagal Dapat Vaksin Covid
Baca juga: Target Vaksinasi Covid Baru Tercapai 29 Persen, Pati Kembali Naik Level PPKM Jadi 3
Baca juga: Bawa Kue untuk HUT TNI, Kapolda Jateng Beri Kejutan Pandam IV/Diponegoro di Rumah Dinas
Baca juga: Dermaga Wisata Tambaknegara Banyumas Beroperasi, Tawarkan Wisata Susur Sungai Serayu