Berita Kudus

NIK Belum Aktif, Seribuan Warga Gebog Kudus Gagal Dapat Vaksin Covid

Seribuan warga di Kecamatan Gebog, Kudus, gagal mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Sejumlah warga Gebog Kudus tengah antre aktivasi NIK di sentra vaksinasi Klinik Pratama Sukun Group (KPSG), Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Seribuan warga di Kecamatan Gebog, Kudus, gagal mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Bukan masalah kesehatan yang menghambat mereka mendapat vaksinasi tetapi belum aktifnya nomor induk kependudukan (NIK).

Di Kudus sendiri terdapat beberapa sentra vaksinasi Covid-19, di antaranya, yang diselenggarakan Klinik Pratama Sukun Group (KPSG) di Kecamatan Gebog.

Vaksinasi di tempat ini merupakan kerja sama Sukun Group dan Kodim 0722/Kudus.

Baca juga: Kudus Deflasi 0,03 Persen Sepanjang September 2021, Berikut Penyebabnya Menurut BPS

Baca juga: Di Tangan Warga Dawe Kudus, Spon Limbah Sepatu Disulap Jadi Siluet Wajah. Harga Mulai Rp 250 Ribu

Baca juga: Waspada! Kudus Berpotensi Diguncang Gempa Hingga 6 SR dari Sesar Kendeng

Baca juga: 50 Ton Kertas di Pabrik Kertas di Kudus Terbakar, Api Diduga Muncul Akibat Cuaca Panas dari Gesekan

Di antara warga yang gagal mendapatkan vaksin karena NIK belum aktif adalah Tasya Amalia (18).

Warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus, ini pun kecewa.

"Padahal, sudah mau vaksin, mau balik pondok. Katanya, (NIK) belum terdaftar," ungkap Tasya saat ditemui di sentra vaksinasi KPSG, Selasa (5/10/2021).

Hal serupa juga dialami Fardan Abid. Siswa Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah itu sudah antre dan mendaftar sejak pagi.

Mendapati kendala tersebut, akhirnya, ada pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat yang bertugas mengupayakan aktivasi NIK.

Baik Fardan maupun Tasya, diminta mengumpulkan kartu keluarga (KK) ke petugas tersebut.

"Kamis (7/10/2021) disuruh ke sini lagi. Tadi disuruh ngumpulin (KK) dulu," kata dia.

Sementara itu, Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto berharap, pengampu kebijakan segera mengoordinasikan masalah ini sehingga segera teratasi.

Baca juga: Target Vaksinasi Covid Baru Tercapai 29 Persen, Pati Kembali Naik Level PPKM Jadi 3

Baca juga: Bawa Kue untuk HUT TNI, Kapolda Jateng Beri Kejutan Pandam IV/Diponegoro di Rumah Dinas

Baca juga: Dermaga Wisata Tambaknegara Banyumas Beroperasi, Tawarkan Wisata Susur Sungai Serayu

Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Karanganyar Diundur Lagi, Begini Penjelasan Panitia

Apalagi, dari Disdukcapil meminta warga yang NIK-nya belum aktif disuntik terlebih dulu namun dari Dinas Kesehatan setempat tidak membolehkan lantaran NIK penerima vaksin harus jelas.

Deka melanjutkan, warga yang gagal divaksin di KPSG lantaran NIK belum aktif, pada Minggu (3/10/2021), terdapat 515 orang.

Sehari kemudian, terdapat sekitar 600 orang yang gagal divaksin karena masalah yang sama.

Kata Deka, kendala serupa juga dialami di sentra vaksinasi lain di Kudus.

Hal itu berdasarkan laporan tim vaksinasi yang pihaknya terima.

"Umumnya (yang NIK-nya belum aktif) itu pelajar," ujar Deka. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved