Berita Semarang

Mabuk dan Lempari Pengendara di Kota Lama Semarang, Pekerja Proyek Berurusan dengan Tim Elang Utara

Pemuda tanpa identitas sempat membuat warga dan pengguna Jalan Merak di Kawasan Kota Lama Semarang, resah, Minggu (3/10/2021) malam.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK TIM ELANG UTARA
Pemuda pekerja proyek mabuk hingga tak sadarkan diri di Jalan Merak, Kawasan Kota Lama, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemuda tanpa identitas sempat membuat warga dan pengguna Jalan Merak di Kawasan Kota Lama Semarang, resah, Minggu (3/10/2021) malam hingga Senin (4/10/2021) dini hari.

Sebelum akhirnya tergeletak tak berdaya hingga Senin pagi, pemuda tersebut sempat melempari pengguna jalan yang melintas, menggunakan batu.

Akhirnya, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Semarang Utara yang ditindaklanjuti tim Elang Utara pimpinan Aiptu Agus Supriyanto.

Ketika disambangi polisi bersama satpam Kota Lama, Senin pagi, pemuda tersebut diketahui teler selepas menenggak minuman keras jenis ciu.

Ada helm proyek berwarna hijau dan sepasang sandal jepit tak jauh dari tempat pemuda itu tergeletak. Belakangan diketahui, pemuda tersebut merupakan pekerja proyek.

Baca juga: Berjualan di Daerah Larangan di Sekitar Pasar Simongan Kota Semarang, 73 PKL Ditertibkan

Baca juga: Kasus Prostitusi Anak Terungkap di Kota Semarang, Mucikari Masih Remaja. Semalam Layani 2 Pelanggan

Baca juga: Deri Setiawan Dapat Rp 5 Juta, Warga Semarang Ini Juara Lomba Desain Logo Hari Jadi Karanganyar

Baca juga: Alhamdulillah, 11 Kecamatan di Kota Semarang Zero Covid

Aiptu Agus lantas membangunkan pemuda berkaus merah tersebut.

Sewaktu dibangunkan, pemuda itu tampak kebingungan. Namun, tetap bisa diajak berkomunikasi meski terbata-bata.

Pemuda itu juga diminta berdiri. Dengan susah payah dan berpegangan pada besi pembatas jalan, pemuda tersebut akhirnya berdiri. Terlihat, kakinya gemeteran.

"Berdiri," perintah Aiptu Agus yang dilanjutkan memeriksa tubuh pemuda itu.

Dalam pemeriksaan, tak ditemukan ditemukan barang mencurigakan. Aiptu Agus kemudian membawa pemuda tersebut ke warung seberang jalan.

Di samping warung itu terdapat keran air. Aiptu Agus meminta pemuda itu membasahi kepala agar lekas sadar dari pengaruh miras.

"Airnya jangan diminun nanti tak kasih air minum," hardik Aiptu Agus lantaran melihat pemuda itu menengak air keran.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 5 Oktober 2021: Rp 1.859.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 5 Oktober 2021: Malam Diperkirakan Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 5 Oktober 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Pemuda itu lalu diberi air mineral botol yang dibeli dari warung yang langsung dihabiskan.

"Nah, kan enakan air putih," ucap Agus.

Ia menambahkan, informasi dari warga sekitar, pemuda tersebut mulai mabuk pada Minggu malam.

"Kami bina pemuda itu dan kami ingatkan agar jangan sampai mengulangi perbuatan yang sama," terang Aiptu Agus, Senin (4/10/2021). (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved