Sabtu, 11 April 2026

Berita Semarang

Alhamdulillah, 11 Kecamatan di Kota Semarang Zero Covid

Sebanyak 11 dari total 16 kecamatan di Kota Semarang dinyatakan zero kasus Covid-19.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 11 dari total 16 kecamatan di Kota Semarang dinyatakan zero kasus Covid-19.

Adapun 11 kecamatan tersebut, yaitu Semarang Utara, Semarang Timur, Semarang Selatan, Semarang Tengah, Candisari, Genuk, Gajahmungkur, Pedurungan, Gunungpati, Mijen, dan Tugu.

Sementara, lima kecamatan yang masih ditemukan kasus Covid-19, yaitu Semarang Barat, Gayamsari, Ngaliyan, Banyumanik, dan Tembalang.

"Zero kasus memang sudah banyak. Kasus hanya di Krobokan, Sawah Besar, Wonosari, Gondoriyo, Ngesrep, Srondol Kulon, Srondol Wetan, Banyumanik, dan Sendangmulyo. Selain itu, tidak ada kasus," rinci Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, Jumat (1/9/2021).

Baca juga: Wali Kota Semarang Rilis 83 Sekolah Swasta Gratis Jenjang TK-SMP, Berikut Daftarnya

Baca juga: Tiga Karyawan Tempat Pijat Keracunan, Lokasinya di Kawasan Ngaliyan Square Semarang, Ini Ceritanya

Baca juga: Tak Puas Hasil Pengundian Kios dan Lapak, Pedagang Pasar Johar Temui Wali Kota Semarang

Baca juga: Hujan 1 Jam, Kampung Cebolok Kota Semarang Sudah Terendam Banjir. Warga Minta Ada Perbaikan Drainase

Menurut Hakam, kasus Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah ini masih sangat fluktuatif.

Pada Kamis (30/9/2021) misalnya, angka kasus berada di bawah 10 kasus. Hari ini, naik menjadi 14 kasus.

Sedangkan kasus dari luar kota sebanyak 17 kasus.

Wilayah yang masih terdapat kasus, sambung Hakam, merupakan hasil dari skrining random sampling yang dilakukan Dinas Kesehatan selama satu bulan terakhir.

Pekan ini, merupakan pekan keempat petugas melakukan skrining random sampling ke beberapa sektor, yaitu sekolah, pasar tradisional dan modern, perkantoran, dan tempat umum.

"Kami temukan sembilan kasus. Paling banyak di sekolah tapi bukan klaster sekolah karena kami lakukan tracing, hasilnya negatif."

"Kami temukan juga kasus di pasar, dan di CPNS. Mereka sebelum tes, diskrining, (hasilnya) positif. Kami langsung arahkan ke rumdin," terangnya.

Hakam menyampaikan, terus berupaya menekan kasus agar tidak kembali melonjak serta berupaya agar wilayah yang masih terjadi penularan bisa segera menuju zero kasus.

Pihaknya melihat persentasi vaksinasi di kecamatan tersebut.

Menurutnya, vaksinasi sudah merata di seluruh wilayah. Hanya saja, vaksinasi dosis kedua (V2) yang harus dikejar.

Di samping itu, warga yang ber-KTP luar kota yang berdomisili di Semarang harus segera diakomodir untuk mendapatkan vaksin.

Baca juga: Pencuri Spesialis Mesin ATM Minimarket Ditangkap Polda Jateng, Berlatih Mengelas sebelum Beraksi

Baca juga: Lewat Pameran, Mahasiswa Arsitektur UPGRIS Tawarkan Rumah dan Gedung Ramah Lingkungan

Baca juga: Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Iwan Gowes dari Purwokerto-Monumen Pancasila Sakti. Butuh 4 Hari

Baca juga: Diiming-imingi 2 Kambing, 1000 Warga Banyukuning Kabupaten Semarang Akhirnya Mau Divaksin Covid

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved