Breaking News:

Berita Kebumen

Gelar Operasi Yustisi, Polsek Sadang Kebumen Jaring Pelajar Belum Cukup Umur Naik Motor

Sejumlah pelajar belum cukup umur terjariang dalam operasi yustisi yang digelar Polsek Sadang, Senin (4/10/2021).

Editor: rika irawati
POLRES KEBUMEN
ILUSTRASI. Anggota Polres Kebumen memberikan sayur kepada seorang pengendara yang taat prokes, Sabtu (25/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Sejumlah pelajar belum cukup umur terjariang dalam operasi yustisi yang digelar Polsek Sadang, Senin (4/10/2021).

Sebenarnya, operasi yustisi tersebut digelar untuk memastikan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pasalnya, meski Kebumen menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, namun akvitivas warga sudah meningkat.

Termasuk, sejumlah sekolah di Kebumen telah memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Baca juga: Pencarian Hari Ketiga, Satu Nelayan Hilang di Pantai Sumberjati Kebumen Ditemukan Meninggal

Baca juga: Begini Serunya Keliling Kota Gunakan Bus Jadul, Heritage on Wheels Kebumen Cuma Bayar Rp 50 Ribu

Baca juga: Dua Nelayan Hilang Terseret Ombak Pantai Sumberjati Kebumen, Begini Kronologisnya

Baca juga: Bentrok Ormas di Gombong Berujung Deklarasi Damai, Kapolres Kebumen: Jangan Hanya Jargon Semata

Saat menghentikan kendaraan yang melintas, petugas tak hanya mendapat pelajar belum cukup umur mengendarai motor. Mereka juga tak memakai helm dan masker.

Kasi Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, tindakan ini tentu sangat berbahaya bagi si pengendara maupun orang lain.

"Ada dua jenis pelanggaran yang kami temukan dari Operasi Yustisi yang dilakukan Polsek Sadang. Pertama, tidak memakai masker, yang kedua melanggar aturan lalu lintas," jelas Tugiman.

Selain menegur, Polres Kebumen lalu mendata identitas siswa yang terjaring operasi.

Tugiman mengungkapkan, kepolisian akan segera bersurat dengan pihak sekolah untuk pembinaan siswa.

"Secara hukum, hal ini jelas melanggar aturan lalu lintas. Dari perspektif safety dan defensive riding pun juga salah," katanya.

Baca juga: Debut Dampingi Tim di Bench Pemain, Begini Ungkapan Perasaan Manajer Anyar PSIS Semarang

Baca juga: Petugas Lapas Semarang Temukan Bungkusan Dilakban di Branggang, Saat Dibuka Ada Sabu 100 Gram

Baca juga: NIK Belum Aktif, Seribuan Warga Gebog Kudus Gagal Dapat Vaksin Covid

Baca juga: Target Vaksinasi Covid Baru Tercapai 29 Persen, Pati Kembali Naik Level PPKM Jadi 3

Selain sekolah, Tugiman juga mengimbau kepada orangtua untuk mengawasi putra-putrinya secara ketat.

"Pesan kami, jangan sampai anak dibiarkan mengendarai sepeda motor padahal belum memiliki kompetensi yang baik. Keselamatan lebih utama dari apapun," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PTM di Kebumen, Banyak Siswa di Bawah Umur Kendarai Sepeda Motor Tak Pakai Helm dan Masker".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved