Breaking News:

Berita Jepara

Klaster Sekolah Juga Ditemukan di Jepara, 25 Siswa dan 3 Guru MTs Al Muttaqin Positif Covid

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua jenjang di wilayah tersebut.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Sebuah ruang kelas di MTs Al Muttaqin di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, tampak kosong. Saat kini, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dihentikan setelah 25 siswa dan 3 guru terkonfirmasi positif. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua jenjang di wilayah tersebut.

Kebijakan ini diambil setelah ditemukan klaster penularan Covid-19 di MTs Al Muttaqin di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan.

Dari klaster ini, 25 siswa dan tiga guru terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, klaster MTs Rengging itu menjadi penekanan kepada orangtua untuk terus mengingatkan putra-putrinya agar selalu taat protokol kesehatan.

Baca juga: Kesal Ditegur Gara-gara Sering Rebahan di Depan TV, Remaja di Jepara Tega Tusuk Ibu hingga Tewas

Baca juga: Jelang Liga 2, Pelatih Persijap Jepara Soroti Pemain Baru yang Belum Menyatu Soal Rasa

Baca juga: Tingkatkan Wisatawan, Pemkab Jepara Bakal Tambah Jadwal Penyeberangan ke Karimunjawa

Baca juga: Bejat! Pria di Jepara Ini Tiga Kali Cabuli Anak Tuna Rungu Wicara hingga Hamil

Dia juga mengapresiasi kepala sekolah MTs Al Muttaqin yang langsung menutup sekolah, setelah sejumlah siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid-19.

"Alhamdulillah, pihak sekolah sangat menyadari bahwa kesehatan siswa menjadi yang utama," kata Dian Kristiandi sesuai meninjau sekolah tersebut, Rabu (22/9/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Andi itu, kejadian di MTs Rengging akan menjadi evaluasi terhadap pelaksanaan PTM di Kabupaten Jepara.

"PTM, untuk sementara, kami hentikan. Kalau ditanya sampai kapan, nanti kami evaluasi sampai pada saatnya semua sudah siap," imbuhnya.

Andi juga meminta pasca kejadian ini semua pihak kembali menyadarkan bahwa Covid-19 masih ada. (*)

Baca juga: Hasil Penilaian Lomba Gempur Rokok Ilegal Purbalingga Keluar, Berikut Nama-nama Pemenangnya

Baca juga: Melihat Proses Pembuatan Garam di Tlogopragoto Kebumen: Air dari Samudera Hindia Diuapkan Lewat Pipa

Baca juga: Polres Purbalingga Bangun Dapur Umum, Pasok Makanan untuk Siswa Mrebet yang Jalani Isolasi Terpusat

Baca juga: Mulai Hari Ini, PT KAI Kembali Mengoperasikan Kereta Lokal Kedungsepur dan KA Ekonomi Cepu

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved