Berita Semarang

Mulai Hari Ini, PT KAI Kembali Mengoperasikan Kereta Lokal Kedungsepur dan KA Ekonomi Cepu

PT KAI Daerah Operasional 4 Semarang kembali mengoperasikan kereta api lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu, Rabu (22/9/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Dokumentasi PT KAI
ILUSTRASI. Kereta api melintas di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 4 Semarang kembali mengoperasikan kereta api lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu, Rabu (22/9/2021).

Pengoperasian kereta api lokal ini dilakukan setelah mendapatkan izin dari DJKA selaku regulator dan SE Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, Daop 4 Semarang hanya mengoperasikan dua KA Lokal PSO, yakni KA Kedungsepur relasi Semarang Poncol-Ngrombo PP dan KA Ekonomi Lokal Cepu relasi Cepu-Surabaya Pasarturi PP.

Menurut Kris, calon penumpang yang boleh naik kereta api lokal haruslah sudah divaksin Covid-19, minimal dosis pertama.

"Bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek petugas melalui layar komputer petugas boarding, sebelum naik kereta," ujar dia dalam keterangan pers tertulis, Rabu.

Baca juga: Naik Kereta Kini Wajib Vaksin, Berlaku untuk Semua Perjalanan Jarak Jauh dan KA Lokal

Baca juga: Ini Syarat Terbaru Naik Kereta Api Jarak Jauh, Calon Penumpang di Bawah 12 Tahun Masih Dibatasi

Baca juga: Maling Satroni Minimarket di Tlogosari Wetan Kota Semarang, Gagal Bobol ATM Gara-gara Alarm Berbunyi

Baca juga: 7 Siswa dan 1 Guru di Kota Semarang Positif Covid, 2 Sekolah Terpaksa Hentikan Sementara PTM

Dikatakannya, data vaksinasi secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding lantaran PT KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding di stasiun.

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin," tuturnya.

Menurut dia, pelanggan KA harus menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat pembelian tiket kereta secara langsung atau go show.

Namun, untuk dokumen STRP, Surat Tugas, atau surat keterangan lain, sudah tidak lagi menjadi syarat naik kereta lokal.

"Protokol kesehatan yang harus dipenuhi pelanggan saat akan naik kereta api pada masa pandemi Covid-19 yakni, pelanggan diminta memakai masker medis/masker kain 3 lapis yang menutupi hidung dan mulut."

"Juga, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Dalam kondisi sehat atau tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam. Suhu badan juga tidak lebih dari 37,3 derajat celsius," jelasnya.

Persayaratan lain yang harus dijalankan penumpang adalah tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah, melalui telepon ataupun secara langsung, di sepanjang perjalanan.

Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Pemkab Purbalingga Lakukan Tracing Kontak Erat Murid Positif Covid di Mrebet

Baca juga: Sekolah Curi Start PTM hingga Muncul Kasus Covid, Ketua DPRD Purbalingga Minta Bupati Copot Kepsek

Baca juga: Berbekal Video, PSIS Semarang Pelajari Kekuatan Arema FC sebelum Bertemu di Pekan 4 Liga 1 2021

Baca juga: Klaster Sekolah di Purbalingga Bertambah, 61 Siswa SMP Negeri 3 Mrebet Juga Positif Covid

Kemudian, tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan, dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

"Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19," terangnya.

Terakhir, ia mengatakan, pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun belum diperbolehkan melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

"Dioperasikannya KA lokal ini untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi Covid-19 dan KAI selalu mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved