Breaking News:

Persijap Jepara

Jelang Liga 2, Pelatih Persijap Jepara Soroti Pemain Baru yang Belum Menyatu Soal Rasa

Persijap Jepara mulai menjajal kemampuan pemain yang baru bergabung di tim, jelang kick off Liga 2 2021.

TRIBUNBANYUMAS/DOK PERSIJAP JEPARA
Pemain Persijap Jepara unjuk gigi dalam laga ujicoba melawan tim lokal Mitratama Senenang di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (20/9/2021). Dalam laga tersebut, skuad Laskar Kalinyamat menang telak 9-1. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Persijap Jepara mulai menjajal kemampuan pemain yang baru bergabung di tim, jelang kick off Liga 2 2021.

Para pemain anyar pun langsung diturunkan dalam laga uji coba melawan Mitratama Senenan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (20/9/2021).

Dalam laga tersebut, skuad Laskar Kalinyamat menang telak dengan skor 9-1.

Pada babak pertama, Persijap berhasil menyarangkan empat gol ke gawang lawan.

Usai turun minum, lima gol tambahan kembali dibuat.

Baca juga: Emosi Harlan Suardi Masih Meledak-ledak, Pelatih Kiper Persijap Jepara: Lainnya Sudah Memuaskan

Baca juga: Jalani Operasi Telinga di RUSD Kartini, Begini Kondisi Terbaru Kiper Persijap Jepara Harlan Suardi

Baca juga: Tergabung di Grup Neraka, AHHA PS Pati Pastikan Siap Tempur Jalani Liga 2 Indonesia

Baca juga: Pembagian Grup Liga 2 Musim 2021 - Empat Klub Asal Jateng Huni Grup C, Persis Solo Jadi Tuan Rumah

Sementara itu, satu gol balasan diciptakan tim lawan dari titik putih.

Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono mengatakan, pertandingan pada babak pertama ditujukan untuk melihat kemampuan pemain yang baru bergabung.

Hasil evaluasi, pemain masih belum memiliki persamaam pemahaman.

"Babak kedua, kami pasang pemain yang sudah gabung lama sehingga meraka sudah padu, sudah ada persamaan pemahaman di antara pemain," kata Jaya, Senin (20/9/2021).

Melihat hasil pertandingan ini, pelatih yang tinggal di Kediri ini bakal terus mengasah rasa mereka agar sepemahaman saat di lapangan, selain meningkatkan skill pemain. (*)

Baca juga: 42 Objek Wisata di Banyumas Boleh Kembali Buka, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: 7 Siswa dan 1 Guru di Kota Semarang Positif Covid, 2 Sekolah Terpaksa Hentikan Sementara PTM

Baca juga: Harga Telur Ayam di Kudus Anjlok Tinggal Rp 15 Ribu/Kg, Peternak Oplos Pakan agar Tak Merugi

Baca juga: Targetkan Vaksinasi Covid Capai 50 Persen di Akhir September, Ini yang Dilakukan DKK Karanganyar

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved