Breaking News:

Berita Kriminal

Bejat! Pria di Jepara Ini Tiga Kali Cabuli Anak Tuna Rungu Wicara hingga Hamil

Polres Jepara menangkap KS, pria yang diduga mencabuli IN (16), gadis tuna rungu dan wicara.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/PEXELS
Ilustrasi Percabulan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Polres Jepara menangkap KS, pria yang diduga mencabuli IN (16), gadis tuna rungu dan wicara.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi mengatakan, percabulan dilakukan di dua lokasi berbeda.

"Satu kali di rumah korban, dua kali di rumah pelaku," kata AKP M. Fachrur Rozi, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, KS memperdaya korban lewat cara mengiming-imingi uang. KS juga mengancaman akan membunuh jika IN menolaknya.

Baca juga: Bayi Kembar Siam di Jepara Butuh Pertolongan, Alami Kelainan di Jantung dan Kaki

Baca juga: Ingkar Janji Nikahi Pacar, Pemuda di Jepara Ini Dipolisikan. Terancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Warga Bangsri Jepara Ditemukan Tewas di Sumur, Ketahuan saat Keluarga Melihat Penutup Terbuka

Baca juga: Vaksinasi Covid di Karimunjawa Telah Capai Target, Sasar Warga dan Pelajar 12 Tahun ke Atas

Rozi menerangkan, percabulan tersebut terungkap setelah korban mengalami sakit perut.

Orangtua korban kemudian memeriksakan ke bidan. Hasilnya, diketahui, korban sedang hamil 8 bulan.

Kepada sang ayah, korban mengaku sudah dicabuli KS. Mengetahui hal ini, orangtua IN kemudian melaporkan ke Polres Jepara.

Dari laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Jepara langsung memproses dan menangkap KS.

KS dibekuk di rumah pribadinya di Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Kamis (9/9/2021).

Menurut perwira polisi berpangkat balok tiga ini, KS dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun. Dan denda, paling banyak Rp 15 miliar," ujarnya. (*)

Baca juga: Sambut Kedatangan Presiden Jokowi Lewat Cara Bentangkan Poster, 7 Mahasiwa UNS Diamankan Polisi

Baca juga: Simulasi dan PTM Terbatas Mulai Digelar, Bupati Karanganyar Minta Sekolah Tak Buka Kantin

Baca juga: Sambut Datangnya Musim Hujan, DPU Kota Semarang Gencar Keruk Sedimentasi Sungai dan Gorong-gorong

Baca juga: Pemerhati Anak Minta UPTD PA Banyumas Turun Tangan Bantu Sembuhkan Trauma Balita Korban Percabulan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved