Breaking News:

Berita Solo

Sambut Kedatangan Presiden Jokowi Lewat Cara Bentangkan Poster, 7 Mahasiwa UNS Diamankan Polisi

Sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret diamankan aparat kepolisian saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Senin.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok BEM UNS
Polisi berpakaian preman menggiring sejumlah mahasiswa UNS yang membentangkan poster saat kunjungan Presiden Joko Widodo di kampus tersebut, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) diamankan aparat kepolisian saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Senin (13/9/2021).

Mereka diciduk polisi lantaran membentangkan poster saat Jokowi hendak memasuki kawasan kampus.

Sekira pukul 11.15 WIB, rombongan Presiden Jokowi sampai di Jalan Ir Sutami, tepat di depan kampus UNS.

Setelah Jokowi melintas, beberapa aparat kepolisian yang melakukan pengamanan tertutup tiba-tiba menangkap beberapa mahasiswa.

Para mahasiswa ini berada di tengah-tengah warga yang ingin menyaksikan presiden melintas.

Bahkan, beberapa poster yang dibentangkan mahasiswa diamankan aparat kepolisian.

Baca juga: Hanya Sekali Suntik, Begini Cara Kerja Vaksin Johnson and Johnson Menurut Dokter Patologi Klinis UNS

Baca juga: 25 Dosen dan Pegawai UNS Solo Positif Covid, Kegiatan di Kampus Dibatasi Mulai 18-25 Juni

Baca juga: Polda Jateng Tangani Pencemaran Sungai Bengawan Solo, Cek Industri Rumah Pembuat Ciu di Sukoharjo

Baca juga: Tagih Uang Arisan, Korban Lelang Arisan Bodong Datangi Resepsi Pernikahan Bandar di Mojosongo Solo

Ada sekira tujuh mahasiswa yang dibawa masuk ke dalam mobil. Mereka, lalu dibawa ke Mapolresta Solo.

Presiden Badan Eksektufi Mahasiswa (BEM) UNS Zakky Musthofa membenarkan adanya penangkapan rekan-rekannya oleh polisi.

Menurutnya, apa yang dilakukan mahasiswa hanyalah menyambut dan menyampaikan aspirasi.

"Teman-teman hanya ingin menyambut presiden dan sedikit menyampaikan aspirasi lewat poster. Padahal, kata-katanya biasa saja, seperti 'Pak Jokowi, tolong benahi KPK', kata-katanya sopan," ucapnya saat dikonfirmasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved