Liga 2

Liga 2 Tak Segera Bergulir, PSCS Cilacap: Kami Butuh Kepastian Tanggal, Bukan Kepastian Dilanjutkan

Manajemen PSCS Cilacap belum akan memanggil para punggawa mereka menyusul belum adanya kepastian pelaksanaan Liga 2 2021.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK PRI
Presiden PSCS Cilacap Bambang Tujiatno saat memberi keterangan, Minggu (5/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Manajemen PSCS Cilacap belum akan memanggil para punggawa mereka menyusul belum adanya kepastian pelaksanaan Liga 2 2021.

Manajer PSCS Fanny Irawati mengatakan, saat ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih berdiskusi dengan PSSI dan klub terkait jadwal pertandingan Liga 2.

Karenanya, manajemen masih meminta pemain PSCS meneruskank latihan secara mandiri.

"Izin (pertandingan) sudah lama keluar bulan Mei namun ditunda karena pandemi. Kemudian, belum ada surat dari PT LIB untuk tanggal kepastian dimulai."

"Kalau Liga 1 kan sudah (mulai digelar) tanggal 27," kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Jelang Liga 3, Persibas Banyumas Cari Pemain. Seleksi Hanya untuk Calon Pemain Kelahiran 1999-2003

Baca juga: Pemerintah Beri Lampu Hijau Liga 1 2021, Enam Pertandingan Siap Digelar Akhir Pekan Ini

Baca juga: Manajemen PSCS Cilacap Ingin Ketemu LIB dan PSSI Bahas Kepastian Liga 2 2020

Fanny memastikan, para punggawa PSCS tak mengalami kendala lantaran sudah terbiasa berlatih mandiri.

Meski begitu, dia berharap, PT LIB segera memberikan keputusan terkait gelaran Liga 2.

"Kepastian tanggal, bukan cuma kepastian dilanjutkan. Karena kami punya plan supaya bisa disesuaikan," katanya.

Informasi awal yang dia dapat, Liga 2 akan digelar dua hingga tiga pekan setelah Liga 1 berjalan.

"Liga 2 diadakan dua sampai tiga pekan setelah Liga 1. Tapi, sampai saat ini, surat resmi dari kepolisian belum ada, masih tanda tanya besar," imbuh Presiden Klub PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno.

Bambang berharap, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bisa memberikan rekomendasi sehingga Mabes Polri bisa memberikan izin tertulis.

Menurut Bambang, selama kompetisi vakum, klub-klub peserta mengalami masalah finansial lantaran tak adanya pemasukan.

Pemain juga ikut terdampak secara mental lantaran ketidak pastian pertandingan.

Meski begitu, pihaknya tetap berusaha agar PSCS tetap eksis.

"Pada saat ini, banyak pendatang baru, khususnya di Liga 2. Namun, janji kami ke Cilacap, PSCS namanya tetap PSCS dan tempatnya di Cilacap,"

"Apapun yang ada di Cilacap pada saat ini, akan dibenahi bareng-bareng," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Gubernur Ganjar: Pemerintahan Tidak Boleh Terganggu

Baca juga: Desa Plelen Raih Juara 1 Lomba Kampung Zero Covid di Kabupaten Batang, Ini Keunggulannya

Baca juga: Bupati Banyumas Luncurkan Rumah Sakit Tanpa Dinding di RSK Mata Purwokerto: RS yang Cari Warga Sakit

Baca juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, Dinkes Kota Semarang Targetkan Vaksinasi Pelajar Rampung September

Bambang menambahkan, saat ini, para pemain sedang diliburkan.

Kendati demikian, mereka tetap latihan secara mandiri dengan pemantauan ketat dari para pelatih PSCS, secara daring.

Para pemain laskar Nusakambangan itu tetap latihan di rumah masing-masing sesuai program yang dijadwalkan pelatih. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved